hayed consulting
hayed consulting
octa vaganza

Erick Thohir: Pemerintah Tengah Upayakan Kehadiran Bullion Bank di Indonesia

Erick Thohir Klaim dari 47 BUMN, yang 'sakit' tinggal 7
Menteri BUMN Erick Thohir | dok.isti

Peluang News, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, kehadiran bullion bank atau tempat penyimpanan emas di Indonesia akan membuat masyarakat mulai mengenal cara menabung baru, yakni dengan emas.

“Kita tidak punya bullion bank, kalau ini sudah terjadi (punya bullion bank), artinya masyarakat mulai mengenal tabungan emas. Kebetulan kita ada bank syariah, ada pegadaian, kita coba dorong masyarakat juga mulai menabung emas,” kata Erick, di Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Menurut Erick, pembahasan terkait bullion bank sudah dibicarakan dalam rapat terbatas.

Ekosistem industri emas juga kini telah berjalan. Ditambah dengan adanya kolaborasi antara PT Antam Tbk dengan PT Freeport Indonesia untuk mengolah emas batangan di Indonesia.

“Ini akan menjadi sesuatu yang menguntungkan,” katanya.

Erick menuturkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia kini semakin membaik. Oleh karena itu, masyarakat mulai didorong untuk memiliki tabungan emas.

“Jadi kita coba nanti dorong lagi di pemerintahan, kebetulan kita punya tadi seperti pegadaian, Bank Syariah Indonesia, atau BRI ini bisa menjadi opsi untuk bullion bank,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan investasi emas adalah aset yang akan selalu ada, bahkan bisa menjadi salah satu pilihan investasi yang tahan inflasi dan gejolak politik global.

Peluang investasi dengan emas akan terbuka lebar karena akan ada bank emas (bullion service) yang bakal dikelola oleh pegadaian, kata dia. Namun, layanan ini sedang menunggu peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kartika meminta pegadaian untuk melakukan sosialisasi secara masif bank emas itu kepada masyarakat luas, selain mengupayakan izin dari pemerintah untuk layanan tersebut. []

pasang iklan di sini
lunar new year 2025 lumire hotel