hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

BULOG Pastikan Mutu Beras CBP, Stok Nasional Tembus 5,4 Juta Ton

BULOG Pastikan Mutu Beras CBP, Stok Nasional Tembus 5,4 Juta Ton
Dirut BULOG tengah memeriksa CBP untuk pastikan mutu beras CBP/dok.humas

Peluangnews, Demak – Perum BULOG memastikan kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga di tengah meningkatnya stok beras nasional yang kini mencapai sekitar 5,4 juta ton. Hingga saat ini, serapan gabah dan beras BULOG juga telah menembus sekitar 3,5 juta ton.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani ke mitra penggilingan UD Gunslep di Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kunjungan dilakukan untuk memantau mutu beras CBP langsung proses penggilingan, kualitas gabah, hingga hasil akhir beras yang diproduksi.

Dari hasil pemantauan, beras yang dihasilkan dinilai memiliki kualitas sangat baik. Kondisi tersebut didukung oleh gabah hasil panen yang dipetik pada tingkat kematangan optimal, sehingga mampu menghasilkan beras berkualitas meski diproses menggunakan mesin penggilingan sederhana.

Monitoring juga menunjukkan bahwa mitra maklon BULOG telah menjalankan proses serapan gabah secara optimal dan mampu menghasilkan beras dengan mutu yang baik. Temuan ini sekaligus mempertegas peran strategis penggilingan rakyat dalam menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah.

Ahmad Rizal mengatakan, seiring bertambahnya stok beras nasional, fokus BULOG tidak lagi semata mengejar volume serapan, tetapi juga memastikan kualitas beras tetap terjaga agar memiliki daya simpan lebih lama dan aman dikonsumsi masyarakat.

“Saat ini prioritas kami bukan hanya menjaga jumlah stok, tetapi juga memastikan setiap butir beras yang disimpan memiliki kualitas terbaik sehingga tetap layak dikonsumsi masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Kualitas menjadi kunci dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah,” ujar Ahmad Rizal, dalam keterangan persnya, Kamis (30/7/2026).

BULOG juga akan terus meningkatkan kapasitas mitra penggilingan sebagai bagian dari persiapan penerapan program sertifikasi penggilingan yang direncanakan mulai berlaku pada 2027.

Baca Juga:Aneh Aja, Kok Bulog Sarankan Mengimpor Beras…

Menurut Ahmad Rizal, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar BULOG memperkuat kolaborasi dengan penggilingan kecil milik masyarakat sebagai bagian penting dari ekosistem pangan nasional.

“Penggilingan rakyat bukan sekadar mitra, tetapi bagian penting dari ekosistem pangan nasional. Melalui peningkatan kualitas dan program sertifikasi pada 2027, kami ingin penggilingan rakyat semakin berdaya saing, memberikan nilai tambah bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melalui penguatan kemitraan dengan penggilingan rakyat, BULOG menargetkan terciptanya ekosistem perberasan nasional yang semakin tangguh, berkualitas, dan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza