
PeluangNews, Depok – Pemerintah tengah gencar menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat di beberapa daerah.
Menurut Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, pihaknya terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras agar diterima masyarakat yang berhak di Kota Depok, Jawa Barat.
Kegiatan penyalurannya diawali dengan touring bersama Bulog Bikers Community (BBC) menuju titik penyaluran di kantor Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
“Bulog hadir hari ini bersama BBC bukan sekadar untuk touring, tetapi sekaligus menunjukkan kepedulian kita terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan amanah penyaluran bantuan pangan ini benar-benar sampai kepada yang berhak di Kota Depok,” kata Rizal, Minggu (13/9/2026).
Sebagai catatan, di Kota Depok program bantuan tersebut menjangkau 102.149 penerima bantuan pangan (PBP) dengan total pagu 3.064.200 kg beras.
Khusus di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, bantuan dialokasikan kepada 2.204 PBP dengan pagu 66.120 kg beras.
Secara keseluruhan di Provinsi Jawa Barat, bantuan pangan dialokasikan kepada 6.039.552 PBP dengan total pagu mencapai 181.186.530 Kg beras, menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan dukungan pangan menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan.
Beras bantuan pangan ini diperuntukkan bagi masyarakat penerima dan tidak untuk diperjualbelikan kembali.
“Karena itu, kami mengajak seluruh penerima untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya bagi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.
Rizal mengatakan percepatan penyaluran tetap dilakukan meskipun pada hari Minggu.
Secara nasional, progres distribusi bantuan pangan kepada PBP telah mencapai hampir 55%, sehingga seluruh jajaran terus didorong untuk menuntaskan penyaluran alokasi Juli–September ini.
Sebelumnya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah kembali akan memberikan bantuan pangan beras kepada masyarakat untuk periode Oktober-Desember 2026.
Untuk periode tersebut, pemerintah menyetujui tambahan alokasi satu juta ton beras.
Menurut Zulkifli, bantuan itu melanjutkan penyaluran bantuan pangan periode Juli–September 2026 sebanyak 10 kilogram (kg) beras per bulan kepada setiap penerima bantuan pangan (PBP).
“Jadi Bapak Ibu yang dapat beras ini sampai September 30 kg, akan dapat lagi untuk tiga bulan berikutnya. Oktober, November, Desember. Ini sudah disetujui Presiden, kita tambah,” kata Zulkifli dalam keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Menko Pangan tersebut mengatakan saat meninjau penyaluran bantuan pangan di Kediri, Jawa Timur (10/9).
Dalam peninjauan di Balai Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, sebanyak 12.000 kg beras disalurkan kepada 400 PBP.
Penerima bantuan berasal dari warga Desa Gogorante, termasuk pekerja ojek daring dan anak yatim.
Setiap penerima memperoleh 30 kg beras sekaligus yang merupakan rapel bantuan masing-masing 10 kg untuk Juli, Agustus, dan September 2026.
Pemerintah, tambah Zulkifli, mempercepat penyaluran terutama kepada masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 agar bantuan dapat segera diterima pada masa paceklik.[]








