
Sari Fitaloka Gultom memandang aktivitas bekerja, selain mencari materi juga upaya untuk mendapatkan berkat Tuhan. Kesadaran vertikal ini mendorongnya untuk mengutamakan kejujuran, humanisme, integritas disertai sikap profesional.
Perempuan yang dipercaya sebagai Staf Pengawasan Wilayah Jabar 2 KSP Makmur Mandiri (KMM) itu membuktikan sikapnya tersebut melalui tindakan. Menyadari posisinya, Sari dituntut untuk memastikan seluruh operasional di cabang berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten dan patuh.
“Namun kadang saya dihadapkan pada situasi yang dilematis antara menegakkan aturan baku dan memahami kondisi riil tim di cabang,” ungkap Sari.
Menghadapi kondisi dilematis tersebut, perempuan kelahiran Jakarta, 1 Desember 1996 itu menerapkan komunikasi persuasif. Saat menemukan kekeliruan, ia tidak sekadar menegur, melainkan menjelaskan risiko jangka panjang kepada tim cabang. Harapannya, agar mereka memahami bahwa pengawasan ini demi kebaikan bersama.
Sari yang bergabung di KMM sejak 1 Agustus 2016, itu mengaku senang dan bangga dengan tempatnya bekerja. Selain mendapatkan dukungan dari manajemen atas sikap profesionalnya, ia juga mendapatkan kesempatan belajar dan jenjang karier yang bagus.
“Pertama bergabung di KMM saya sebagai Administrasi, kemudian Kasir, Staf Kantor Pusat, hingga di posisi sekarang. KMM bukan sekadar tempat bekerja, tapi tempat saya dibentuk menjadi profesional yang lebih matang,” ujar Sari.
Selain itu, ia mengagumi KMM yang berhasil menjaga konsistensi, kepatuhan, dan tata kelola yang baik di setiap wilayah. Seluruh aktivitas di tempatnya bekerja juga memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi dan kesejahteraan anggota di berbagai wilayah. Oleh karenanya, perempuan dengan moto hidup ”Bekerja dengan ketulusan hati, biarlah Tuhan yang memberkati setiap langkah dan usaha” itu akan terus berupaya memberikan yang terbaik. (Dje).





