banner iklan sticky 160x600px sidebar kiri
banner iklan 160x600 sidebar kanan

Utamakan Pelayanan, LPDB-KUMKM Pastikan Tak Tolak Proposal Pinjaman Dana Bergulir

Jakarta (Peluang) : Jika calon mitra koperasi, persyaratan mengajukan pembiayaan belum sesuai, LPDB-KUMKM akan memberikan pendampingan melalui bimbingan teknis.

Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang mengedepankan prinsip pelayanan publik, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus melayani pelaku koperasi dan UMKM yang membutuhkan akses pemodalan yang mudah, murah, dan ramah, baik dari pola konvensional maupun pola syariah.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menegaskan, pihaknya terus fokus melakukan penyaluran dana bergulir kepada koperasi di seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung perekonomian masyarakat melalui UMKM.

Apalagi saat ini, lanjut Supomo, para pelaku usaha sangat membutuhkan peran dari pemerintah yakni perkuatan permodalan karena sedang menghadapi transisi ekonomi dari pandemi.

“Kondisi perekonomian sekarang butuh dukungan kuat, terlebih kita tahu bahwa di kondisi pandemi waktu itu sangat terpuruk, siapa lagi yang mau mengangkat kalau bukan kami sebagai kepanjangan tangan pemerintah,” ujar Supomo dalam rilisnya, Selasa (15/11/2022).

Supomo memastikan pihaknya tidak pernah menolak proposal pengajuan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir dari calon mitra koperasi LPDB-KUMKM.

Menurutnya, jika ada calon mitra koperasi yang belum sesuai dengan persyaratan yang diwajibkan oleh LPDB-KUMKM, maka akan diberikan pendampingan, termasuk melalui kegiatan bimbingan teknis dan juga coaching clinic.

“Kami tidak pernah menolak proposal. Kami kedepankan prinsip pelayanan dan pendampingan, pasti akan kami informasikan apa saja kekurangannya, perlu dilakukan apa. Kami dampingi mulai dari tata kelola gimana cara bikin laporan keuangan, gimana Rapat Anggota Tahunan (RAT), kemudian bagaimana proses bisnis koperasi yang baik,” ungkap Supomo.

Supomo pun mencontohkan, salah satu mitra koperasi dari Lampung yakni Koperasi Sarana Bangun Lampung atau Sabalam yang mengajukan proposal pinjaman dan bergulir. Namun masih diperlukan beberapa perbaikan-perbaikan agar lolos mendapatkan pinjaman dana bergulir.

“Seperti di Lampung itu, pengurusnya sudah mau nyerah, tapi kami dampingi dan dibantu. Akhirnya mereka merasakan bagaimana menjalankan proses berkoperasi yang baik, karena semuanya dari anggota dan untuk anggota,” tegas Supomo.

Ia mengajak, agar para pegiat koperasi untuk mengakses pinjaman atau pembiayaan dana bergulir dari LPDB-KUMKM yang memang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat.

LPDB-KUMKM jelas Supomo sudah membuka jalur yang sangat mudah, ada call center 1500856 kalau ingin komunikasi. Kemudian jika ingin tahu jelas bagaimana persyaratan dana bergulir secara lengkap  ada di www.lpdb.id.

“Segera manfaatkan ini kesempatan yang baik untuk pertumbuhan bisnis koperasi dan anggota,” pungkas Supomo.

iklan investasi berjangka octa.co.id
download aplikasi android peluang news
iklan investasi berjangka octa.co.id