hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Kejar Investasi Rp2,15 Triliun, Temanggung Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha

Kejar Investasi Rp2,15 Triliun, Temanggung Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Forum Investasi Temanggung 2026, kejar Investasi Rp2,15 Triliun/dok.antara

PeluangNews, Temanggung — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung menggelar Forum Investasi Temanggung 2026 sebagai upaya memperkuat iklim investasi yang kondusif, transparan, dan kompetitif guna mengejar target investasi daerah sebesar Rp2,15 triliun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Temanggung, Agus Munadi, mengatakan forum yang mengangkat tema “Sinergi Kebijakan Penanaman Modal dalam Rangka Peningkatan Investasi di Kabupaten Temanggung” tersebut merupakan langkah strategis untuk merespons dinamika perekonomian sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor yang bertujuan menyelaraskan berbagai regulasi dan kebijakan investasi antara pemerintah dengan para pelaku usaha,” ujar Agus Munadi, di Temanggung, Selasa (9/6/2026).

Hingga Mei 2026, realisasi investasi di Kabupaten Temanggung tercatat mencapai Rp740,11 miliar yang berasal dari 5.048 proyek investasi. Capaian tersebut telah memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja dengan membuka peluang kerja bagi 10.964 warga setempat.

Baca Juga: Bupati Temanggung Minta Importir Beli Bawang Putih dari Petani

Meski menunjukkan perkembangan yang cukup baik, Agus menilai capaian tersebut masih memerlukan kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan agar target investasi daerah sebesar Rp2,15 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun.

Ia menegaskan pemerintah daerah terus melakukan reformasi melalui penyederhanaan proses perizinan guna meningkatkan kemudahan berusaha. Namun demikian, keberhasilan implementasi kebijakan di lapangan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kebijakan fiskal, moneter, penataan ruang, hingga kemudahan berusaha harus berjalan selaras agar mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan insentif yang menarik bagi investor,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan forum tersebut dirancang sebagai wadah strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, pelaku usaha, asosiasi bisnis, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk membangun kesamaan persepsi dalam pengembangan investasi daerah.

Dalam jangka panjang, forum ini diharapkan mampu meningkatkan kepastian berusaha, mengurangi berbagai hambatan investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Temanggung.

Sebagai wujud nyata kolaborasi antara usaha besar dan pelaku usaha lokal, forum tersebut juga diwarnai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kemitraan Penanaman Modal. Kesepakatan itu melibatkan enam perusahaan skala besar dengan 17 pelaku UMKM lokal sebagai mitra usaha. (Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza