hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Semakin Dipercaya, Jumlah Anggota Meningkat 45%

Pada tahun ini, setiap kantor cabang KMM ditargetkan memiliki 1.000 orang anggota dan modal sebesar Rp2 miliar.

KSP Makmur Mandiri (KMM) terus meningkatkan pengelolaan usaha koperasi yang profesional didukung pengembangan kompetensi SDM dan implementasi teknologi digital. Koperasi besar berprestasi itu juga mempraktikan tata kelola terbaik sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Kebijakan strategis tersebut menjadikan KMM semakin dipercaya oleh anggota dan masyarakat. Ini dibuktikan dengan semakin banyaknya masyarakat yang bergabung menjadi anggota KMM serta meningkatnya partisipasi anggota baik dalam simpanan maupun pinjaman di koperasi.

Dalam Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas KMM di forum RAT Tahun Buku 2025, Tumbur Naibaho, Ketua Pengurus KMM mengungkapkan capaian kinerja yang ciamik untuk menopang pertumbuhan berkelanjutan. Dukungan terhadap usaha KMM juga semakin luas.

“Per 31 Desember 2025 jumlah anggota KMM mencapai 174.848 orang, meningkat sebesar 45% dari 120.907 anggota pada 2024,” ungkap Tumbur.

RAT secara hybrid tersebut digelar di New Karwika Hotel & Resort Cisarua, Bogor, 5 Maret 2026. Acara RAT turut dihadiri  sejumlah pejabat Kementerian Koperasi yakni Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Herbert Siagian, serta Elviandi R.S, Asisten Deputi Pengembangan Produksi.

Selain itu, dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di antaranya Daniar Ahmad Nurdianto, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Tangerang, dan Karawang, serta Koperasi BMI sebagai perwakilan Forkom KBI.

RAT tersebut menjadi penegasan kesiapan KMM untuk ekspansif di tahun Kuda Api ini. Hal itu terlihat dari tema RAT “Melayani dengan JUARA & SEHAT Bertumbuh Bersama 1.000 Anggota dan Modal Rp2 Miliar di Tiap Kantor Cabang.” Target telah diungkapkan dan setiap manajer cabang wajib untuk memenuhinya.

Sebanyak 400 anggota hadir langsung dalam RAT tersebut, sementara anggota lainnya mengikuti secara daring dari 203 kantor cabang yang tersebar di 26 provinsi. Pelaksanaan RAT tepat waktu ini mencerminkan komitmen kuat dari pengurus dalam melaksanakan tata kelola koperasi.

Tumbur menambahkan, peningkatan anggota berdampak pada naiknya jumlah aset menjadi Rp1,5 triliun pada 2025 dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp1,3 triliun. Ini tidak lepas dari antusiasme anggota dalam menyimpan maupun mengajukan pinjaman.

“Kami terus mendorong agar anggota semakin aktif dalam menabung maupun meminjam di koperasi agar pertumbuhan koperasi bisa berkelanjutan,” tegas Tumbur.

Modal sendiri KMM juga meningkat dari Rp277,37 miliar pada 2024 menjadi Rp360,58 miliar pada 2025. Peningkatan modal sendiri ini mencerminkan kekuatan anggota dalam menopang ekspansi usaha koperasi. Selain itu, KMM juga mencatatkan SHU bersih yang positif sebesar Rp4,3 miliar pada 2025.

Kinerja KMM yang bertumbuh positif juga tidak lepas dari strategi pengembangan usaha. Seperti diketahui, KMM memiliki 5 (lima) anak usaha yang bergerak di aneka usaha yakni transportasi, pengelola SPBU, pengembangan usaha, dan jasa lainnya. Kelima anak usaha tersebut yaitu PT Mobilindo Makmur Mandiri, PT Tunas Makmur Mandiri, PT Tao Toba Makmur Mandiri, PT Karunia Puteri Sejati, dan PT Dipa Citra Narpati.

Selain itu, KMM juga mengadopsi perkembangan teknologi digital melalui implementasi Makmur Mandiri Mobile. Aplikasi ini sangat membantu perluasan jangkauan layanan kepada anggota serta meningkatkan brand image koperasi.

Pada kesempatan sama, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menekankan bahwa pelaksanaan RAT tepat waktu mencerminkan tata kelola koperasi yang sehat. Hal ini turut berdampak pada meningkatnya kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap usaha koperasi.

“RAT yang dilaksanakan tepat waktu menunjukkan kesadaran bahwa koperasi bukan milik pengurus, tetapi milik anggota. Karena itu kepercayaan tersebut harus dikembalikan kepada anggota melalui RAT,” ujar Zabadi.

Selain itu, koperasi perlu membumikan prinsip “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota” sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Demokratisasi ekonomi ini merupakan salah satu keunggulan koperasi dibanding entitas bisnis lainnya. Oleh karenanya, pengurus harus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh anggota.

Sesmenkop Zabadi juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki di kalangan anggota agar koperasi tidak dikuasai oleh pihak-pihak yang hanya berorientasi pada kapitalisasi modal.

“RAT merupakan momentum kritis bagi koperasi untuk mempertanggungjawabkan seluruh aktivitas selama satu tahun kepada anggota,” kata Zabadi.

Capaian kinerja KMM yang bertumbuh positif sepanjang 2025, merupakan hasil dari komitmen yang kuat dalam melaksanakan prinsip koperasi seperti pendidikan perkoperasian serta mematuhi aturan yang berlaku. Tahun ini, KMM siap ngegas sesuai dengan tema RAT yang diusung.

Target setiap kantor cabang memiliki minimal 1.000 orang anggota dan modal Rp2 miliar bukanlah hal yang utopis. Kini setiap manajer cabang dituntut untuk bekerja lebih keras dan efektif dalam upaya merealisasikan target tersebut demi kesejahteraan anggota. (Dje).

 

pasang iklan di sini
[koko_analytics_counter]
octa vaganza