hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Fokus  

Pemimpin Yang Membumi

Yakobus Jano terus menggaungkan semangat solidaritas untuk menjaga keberlanjutan usaha Kopdit Pintu Air.

“Aku ingin hidup 1.000 tahun lagi,” ujar Yakobus Jano, Ketua Kopdit Pintu Air di hadapan pengurus dan jajaran manajemen dalam sebuah kesempatan. Ungkapan populer dari penyair legenda Chairil Anwar itu merupakan penegasan komitmen untuk terus berjuang menyejahterakan anggota melalui wadah koperasi yang didirikannya bersama 50 orang kolega pada 1 April 1995.

Jano bersama para pendiri sejak awal menanamkan prinsip “kau susah aku bantu, aku susah kau bantu” dalam setiap aktivitas koperasi. Semangat ini terus melekat hingga kini di koperasi yang berkantor pusat di Dusun Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur ini.

Meski lahir di desa yang jauh dari pusat keramaian dan penuh dengan keterbatasan, namun tidak menghalangi cita-cita pria kelahiran 15 September 1953 itu untuk menjadikan Kopdit Pintu Air sebagai lembaga ekonomi yang disegani. Sasaran perjuangannya jelas, memberdayakan kelompok marjinal: nelayan, tani, ternak dan buruh yang selama ini sulit mengakses layanan keuangan.

Selain menyalurkan pembiayaan, Jano dan jajarannya juga melakukan pendampingan manajemen pengelolaan keuangan keluarga anggota. Ini penting karena dengan disiplin dalam pengaturan keuangan kesejahteraan anggota dapat meningkat. Kopdit Pintu Air juga terus mengimbau partisipasi aktif anggota untuk keberlanjutan usaha koperasi.

“Dukungan anggota sangat menentukan keberlangsungan usaha koperasi. Kami terus berupaya mengajak anggota untuk berpartisipasi dalam kegiatan koperasi sesuai dengan prinsip dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota,” tegas Jano.

Pria yang telah memimpin Kopdit Pintu Air sejak 1995 itu juga rajin turun ke lapangan untuk melihat langsung perkembangan usaha koperasi. Ini dilakukan agar kebijakan yang diambil pengurus selaras dengan kebutuhan anggota. Selain itu, Jano aktif membangun komunikasi dengan para pengelola untuk memastikan implementasi strategi berjalan sesuai rencana.

Pada momentum HUT ke-31 Kopdit Pintu Air, tokoh koperasi berprestasi itu menekankan soliditas tim dan profesionalitas kepada jajarannya. “Saya meminta agar merajut semangat dan kekompakan dalam bekerja secara tim mulai dari kantor pusat, kantor cabang, cabang pembantu, kelompok hingga titik kumpul. Hal ini penting agar Kopdit Pintu Air terus mengalami pertumbuhan secara sehat,” pungkas Jano.

pasang iklan di sini
octa vaganza