
PeluangNews, Sikka – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas bersiap menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna XLII Tahun Buku 2025.
RAT kali ini dipusatkan di Maumere, Kabupaten Sikka, selama dua hari berturut-turut, yakni pada 29–30 Mei 2026.
Acara ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono.
Selain Menkop, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, juga dipastikan turut hadir dalam agenda tahunan koperasi papan atas tersebut.
Rangkaian acara akan dimulai pada hari pertama dengan agenda dialog eksklusif bertajuk “Ngopi Bareng Menteri Koperasi RI” yang bertempat di Aula Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas.
Dialog ini mengusung tema penting ‘Membangun Sinergi antara KSP Kopdit Obor Mas dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih’.
General Manager Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, menjelaskan bahwa format ‘Ngopi Bareng’ sengaja dipilih untuk menciptakan ruang diskusi yang lebih santai dan cair, namun tetap berbobot dalam membedah ekosistem koperasi hingga ke tingkat akar rumput (desa).
Pada prinsipnya, Frediyanto menegaskan bahwa Kopdit Obor Mas sangat siap mendukung program-program strategis dari pemerintah pusat, sejalan dengan prinsip dasar koperasi yaitu kerja sama antarkoperasi.
“Kerja sama yang dibangun mesti kolaborasi yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Untuk itu, tetap dibutuhkan prinsip kehati-hatian (prudent) selama kerja sama tersebut berjalan,” ujar Frediyanto.
Memasuki hari kedua, puncak acara RAT Paripurna akan dialihkan ke Ballroom CAPA Resort Maumere.
Setelah seremoni pembukaan dan sambutan-sambutan termasuk pembukaan resmi oleh Menteri Koperasi RI, agenda akan langsung bergeser ke ranah internal pengambilan keputusan tertinggi koperasi.
Sidang utama ini akan dipimpin oleh pimpinan RAT Paripurna terpilih, yang diawali dengan pengesahan kuorum serta pengarahan teknis dari Kepala Dinas Koperasi & UKM Provinsi NTT.
Dalam sidang pleno pertama ini, pengurus akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ), disusul laporan kerja dari pengawas Tahun Buku 2025.
Selanjutnya, peserta membahas hasil keputusan yang sebelumnya telah dirumuskan pada RAT Tingkat Midi. Hasil pembahasan komisi tersebut nantinya akan disahkan dalam sidang pleno kedua.
RAT Paripurna kali ini juga menjadi momentum regenerasi kepemimpinan. Pada sidang pleno ketiga, kepengurusan dan pengawas periode 2022–2025 akan dinyatakan demisioner.
Panitia Nominasi kemudian akan menyampaikan hasil rekapitulasi pemilihan untuk menetapkan serta melantik pengurus dan pengawas Kopdit Obor Mas terpilih periode 2026–2029.








