hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Kemendag Bidik Transaksi ISF 2026 Tembus Rp38 Triliun

Konferensi Pers ISF 2026. Foto: Ratih/PeluangNews
Konferensi Pers ISF 2026. Foto: Ratih/PeluangNews

PeluangNews, Jakarta – Pemerintah terus menggenjot konsumsi rumah tangga sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya melalui penyelenggaraan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026, program belanja nasional yang menargetkan transaksi hingga Rp38 triliun dengan melibatkan 407 pusat perbelanjaan di 24 provinsi selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iqbal Shoffan Shofwan, dalam Konferensi Pers ISF 2026 di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (30/7). Hadir pula Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi B.S. Sukamdani, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Iqbal mengatakan, Indonesia Shopping Festival merupakan salah satu program strategis untuk memperkuat konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional.

“Indonesia Shopping Festival merupakan salah satu kegiatan yang mendukung perekonomian dalam konteks konsumsi rumah tangga. ISF 2026 tidak hanya diselenggarakan di kota-kota besar, tetapi di seluruh Indonesia. Targetnya, ISF 2026 dapat menghasilkan transaksi hingga Rp38 triliun,” ujar Iqbal.

Menurutnya, perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan konsumsi rumah tangga menyumbang 54,36 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kemendag juga mendorong agar ISF menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas akses pasar.

“Kami berharap, ISF juga dapat menjadi sarana bagi UMKM untuk mendapatkan akses pemasaran yang lebih baik,” kata Iqbal.

Tak hanya menyasar pasar domestik, Kemendag juga akan memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan RI di berbagai negara untuk mengundang pembeli internasional datang ke Indonesia.

“Kami akan tugaskan perwakilan perdagangan RI untuk menarik calon buyer datang ke Indonesia dan juga bisa berbelanja di Indonesia,” ungkapnya.

ISF 2026 akan berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Pembukaan akan digelar di K Mall, Jakarta Pusat, pada 7 Agustus, sedangkan acara penutupan dijadwalkan berlangsung di Pakuwon Mall Bekasi pada 28 Agustus 2026.

Selama penyelenggaraannya, masyarakat dapat menikmati potongan harga hingga 80 persen di 407 mal yang tersebar di 24 provinsi. Selain program diskon, ISF 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti Bazar Produk Dalam Negeri dan UMKM, Festival Kuliner Nusantara, serta pertunjukan seni budaya sebagai upaya memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.

APPBI juga menghadirkan program undian nasional “Big Shop Big Win” yang menawarkan berbagai hadiah menarik mulai dari voucher belanja hingga grand prize bagi pengunjung yang bertransaksi di pusat perbelanjaan peserta.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja optimistis ISF 2026 akan menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri ritel nasional.

“ISF 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan industri ritel nasional. Lewat sinergi antara pusat perbelanjaan, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan, kami optimistis ISF dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus memperkuat posisi pusat perbelanjaan sebagai penggerak ekonomi nasional,” ujar Alphonzus.

Sementara itu, Ketua Umum GIPI Hariyadi B.S. Sukamdani menilai penyelenggaraan ISF selama 17 hari membuka peluang lebih besar untuk menarik wisatawan mancanegara sekaligus meningkatkan transaksi sektor ritel.

“ISF menjadi kesempatan untuk dapat menarik wisatawan mancanegara untuk berbelanja di Indonesia, terlebih saat ini diadakan lebih panjang selama 17 hari. Kami akan mendukung promosi di luar negeri melalui Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) dan Board of Airline Representatives Indonesia (BARINDO),” jelas Hariyadi.

Selain ISF, APPBI juga terus menjalankan sejumlah program belanja nasional lainnya, seperti Belanja di Indonesia Aja (BINA), Jakarta Great Sale, dan Wonderful Indonesia Gastronomi, sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan industri ritel sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

pasang iklan di sini
octa vaganza