hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

UMKM Kopi Pascabencana Didorong Naik Kelas, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar Lewat ICX Medan 2026

UMKM Kopi Pascabencana Didorong Naik Kelas, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar Lewat ICX Medan 2026
UMKM Kopi Pascabencana Didorong Naik Kelas, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar Lewat ICX Medan 2026/dok.humas

Peluangnews, Medan – Pemulihan usaha mikro tidak cukup hanya dengan bantuan pascabencana. Yang lebih menentukan adalah bagaimana pelaku usaha kembali memperoleh pasar, pelanggan, dan mitra bisnis agar roda usahanya kembali berputar.

Atas dasar itu, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memfasilitasi tujuh pelaku UMKM kopi terdampak bencana di Sumatera Utara untuk mengikuti Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan 2026. Langkah ini menjadi bagian dari Program UMKM Bangkit yang berorientasi pada pemulihan ekonomi melalui perluasan akses pasar, peningkatan kemitraan, dan penguatan daya saing produk.

Melalui pameran tersebut, para pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperkenalkan kembali produk kopi mereka kepada calon pembeli, distributor, pemilik kedai kopi, hingga mitra bisnis dari berbagai daerah.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengatakan pemulihan UMKM harus diarahkan pada upaya yang mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi secara berkelanjutan, bukan berhenti pada fase tanggap darurat.

“Kehadiran Kementerian UMKM pada Indonesia Coffee Expo 2026 merupakan bagian dari implementasi Program UMKM Bangkit yang diarahkan untuk mempercepat pemulihan akses pasar bagi pelaku usaha sektor kopi yang terdampak bencana di wilayah Sumatera pada 2025. Melalui fasilitasi ini, kami ingin para pelaku UMKM kembali terhubung dengan pasar, memperluas jejaring usaha, membangun kemitraan bisnis, sekaligus meningkatkan daya saing produknya,” ujar Bagus di Jakarta, yang dikutip Senin (3/8/2026).

Menurutnya, industri kopi merupakan salah satu sektor ekonomi mikro yang memiliki nilai tambah tinggi karena melibatkan rantai usaha yang panjang, mulai dari petani, pengolahan hasil panen, roastery, hingga kedai kopi. Karena itu, ketika pelaku UMKM kopi kembali bangkit, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh satu usaha, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Baca Juga: Kopi Indonesia Merupakan Tanaman Yang Memiliki Keunggulan Kompetitif

“Melalui ICX, kami berharap semakin banyak pelaku usaha kopi yang mampu memperluas jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas sehingga dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” katanya.

Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan 2026 berlangsung pada 31 Juli–2 Agustus 2026 di Tiara Convention Center, Medan. Pameran yang diselenggarakan Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dengan dukungan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. ini diikuti 54 peserta yang terdiri atas petani kopi, pelaku UMKM, roastery, coffee shop, penyedia mesin dan peralatan kopi, serta berbagai pelaku industri pendukung.

Mengusung tema **”Brewing Business, Shaping Lifestyle, and Coffee Excellence”**, pameran menjadi ajang mempertemukan pelaku usaha kopi dari hulu hingga hilir dengan calon pembeli dan investor. Beragam program seperti Local Farmer Access Program, Coffee Cupping, sesi edukasi industri, hingga Indonesia Brewers Cup (IBRC) Regional 3 juga digelar untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian UMKM juga menghadirkan Warung Difabel Sharaswaty yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai barista. Kehadiran usaha tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif.

Melalui kolaborasi pemerintah, asosiasi, dunia usaha, dan pelaku industri kopi, Indonesia Coffee Expo Medan 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan omzet, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Bagi Kementerian UMKM, akses pasar menjadi fondasi utama agar usaha kecil tidak sekadar bertahan, tetapi mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun global. (RO/Aji)

pasang iklan di sini
octa vaganza