
Vista Octarensa, Direktur PT Moneta Pembayaran Teknologi (MonetaPay) memiliki filosofi menarik tentang kepemimpinan. Sebagai orang nomor satu di perusahaan teknologi dan pembayaran tepercaya tersebut, ia memandang leadership bukan hanya tentang mengarahkan orang untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi menjadikan setiap individu merasa memiliki bagian dari perjalanan perusahaan.
“Saya lebih suka membangun diskusi, mendengarkan perspektif dari tim, kemudian bersama-sama menentukan keputusan terbaik. Apalagi di industri teknologi dan pembayaran yang perubahannya sangat cepat, informasi dan insight bisa datang dari siapa saja di dalam organisasi,” ungkap Vista.
Melalui ruang diskusi terbuka dan terarah, setiap individu diyakini akan merasa dihargai, apa pun posisinya. Ini sesuai dengan teori Abraham Maslow bahwa eksistensi manusia bukan sekadar bertahan hidup, melainkan menemukan makna dan mengaktulisasikan potensi sepenuhnya. Sikap nguwongke setiap karyawan dari perempuan 31 tahun itu berdampak positif terhadap loyalitas dan produktivitas.
Hal tersebut antara lain terlihat dari tingkat turn over karyawan yang rendah setiap tahun, kurang dari 5%. Ini menandakan karyawan Monetapay yang berjumlah 50 orang cenderung loyal pada perusahaan. Selain itu, jumlah pelanggan pun meningkat karena setiap karyawan berupaya memberikan yang terbaik.
Meski bersikap terbuka, bukan berarti perempuan yang gemar makan nasi Padang ini hanya ongkang-ongkang kaki saja menunggu masukan dari tim. “Leader harus memberikan clear direction, target, dan accountability,” tegasnya.
Setelah keputusan diambil, kata pehobi olahraga Muay Thai ini, setiap orang harus memahami peran dan bertanggung jawab atas bagiannya. Sikap moral ini penting untuk membentuk profesionalitas dalam upaya mendukung tujuan perusahaan. Terlebih dalam industri teknologi dan pembayaran yang bergerak dinamis dan persaingan yang semakin ketat.
Dengan gaya kepemimpinan yang terbuka dan mengayomi itu, Vista yakin dapat menumbuhkan perasaan memiliki (sense of belonging) terhadap perusahaan. “Saya selalu bilang Monetapay ada hari ini, bukan karena saya, tetapi karena setiap individu yang ada. Mari kita sejahtera bersama dan bangga dengan apa yang dicapai,’ pungkas perempuan yang ingin mengambil program doktoral komunikasi itu.





