
Pekerjaan apa pun pasti menghadapi tantangan, termasuk dalam berkoperasi. Bagi Pangeran Tridoli Hutagalung, Manajer Cabang Cipondoh KMM, salah satu tantangan yang dihadapinya adalah menambah anggota serta mengendalikan kredit bermasalah. Jika ini dapat teratasi, usaha koperasi sangat besar kemungkinannya untuk tumbuh berkelanjutan.
“Kami terus berusaha menambah jumlah anggota serta menjaga tingkat kredit macet di bawah batas ambang toleransi,” ungkap Pangeran.
Pria kelahiran Medan, 5 Oktober 1993 itu mengaku punya jurus untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam upaya menambah anggota, ia dan timnya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat berkoperasi. Sementara untuk mengendalikan kredit macet, Sarjana Ekonomi ini mengedepankan cara-cara kekeluargaan saat anggota ada yang bermasalah.
Pengagum B.J. Habibie, Presiden RI ke-3 itu bahkan kerap memberikan saran yang solutif kepada anggota yang sedang mengalami kesulitan mengangsur. Selain itu, ia juga terus menjaga komunikasi dengan anggota, meski hanya sekadar menanyakan kabar.
“Saya terus berusaha memberikan yang terbaik dan tidak pernah menyerah dalam kondisi apa pun,” pungkasnya.
Tekad yang kuat untuk tidak mudah menyerah dari sang manajer, sukses menjadikan Cipondoh sebagai salah satu cabang KMM yang terus berkembang. Jumlah anggota meningkat dan kredit bermasalah masih dalam batas toleransi.





