
Citra koperasi pada sebagian masyarakat tidaklah seindah slogannya sebagai sokoguru ekonomi. Koperasi sering dikesankan dengan rentenir yang memiliki kantor. Ini tidak lepas dari perilaku beberapa koperasi yang meresahkan bahkan hingga merugikan anggota. Agus Henry Pandapotan Siregar, Manajer Cabang Pondok Ungu KSP Makmur Mandiri (KMM) tidak menampik hal tersebut.
“Masih banyak masyarakat berfikir bahwa koperasi simpan pinjam khususnya seperti praktik rentenir sehingga harus dihindari. Ini karena faktor image koperasi di masyarakat yang kurang baik,” ungkap Agus.
Namun demikian, pria kelahiran Bandar Tinggi, 29 Agustus 1970 itu tidak menyerah dengan kondisi tersebut. Ia justru semakin termotivasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat maupun anggota.
Berdasarkan pengalamannya ada masyarakat yang datang ke KMM hanya untuk meminjam uang. Namun, pengagum Hermawan Kertajaya, pakar marketing, itu lantas menjelaskan bahwa harus menjadi anggota terlebih dahulu untuk bisa meminjam dana.
“Kami selalu tekankan bahwa koperasi itu milik anggota dan harus bersama-sama dikembangkan serta dijaga keberlangsungan usahanya,”pungkas Agus.
Ke depannya ia percaya dengan pengelolaan usaha yang modern dan profesional seperti yang dilakukan KMM citra koperasi akan berangsur membaik. Oleh karenanya, seluruh elemen koperasi harus memegang teguh integritas dan melaksanakan tata kelola yang baik. (Dje).





