
PeluangNews, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama strategis dengan Co-operative Development Foundation (CDF) of Canada melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna memperkuat ekosistem koperasi nasional, khususnya pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kolaborasi ini dinilai penting mengingat Kanada merupakan salah satu negara yang konsisten menempatkan koperasinya dalam daftar Top 300 World Cooperative Monitor. Berbagai koperasi di negara tersebut terbukti memiliki daya tahan dan kinerja yang kuat di berbagai sektor, mulai dari produksi, distribusi, hingga ritel.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, CDF Canada dipilih sebagai mitra strategis karena memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung pengembangan koperasi di berbagai negara. Menurutnya, kerja sama ini akan membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di Indonesia.
“Pengalaman sukses beberapa koperasi di Kanada tentu diharapkan dapat menjadi pembelajaran untuk pengembangan koperasi di Indonesia, khususnya dalam mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Ferry usai penandatanganan MoU bersama Executive Director CDF, Benoit Andre, di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama dalam kerja sama tersebut adalah pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi, termasuk peningkatan kompetensi pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi pemasok koperasi.
“Kerja sama ini nantinya akan mencakup pengembangan kapasitas SDM di koperasi-koperasi Indonesia, sekaligus meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM yang menyuplai kebutuhan koperasi,” katanya.
Ferry optimistis dukungan dari CDF Canada akan membantu koperasi Indonesia, khususnya KDKMP, bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi produktif yang terintegrasi. Optimisme ini didasari keberhasilan koperasi-koperasi di Kanada dalam membangun ekosistem usaha yang saling terhubung dari hulu hingga hilir, sehingga mampu menopang perekonomian nasional.
“Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam bidang pengembangan koperasi,” ujarnya.
Sementara itu, Executive Director CDF Benoit Andre menyambut positif sinergi antara Kemenkop dan CDF Canada. Ia meyakini kolaborasi tersebut akan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi kedua negara, terutama melalui penguatan gerakan koperasi.
Sebagai lembaga yang telah berdiri lebih dari 75 tahun, CDF of Canada dikenal aktif dalam mendukung pengembangan koperasi di berbagai negara. Benoit menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan sesuai kapasitas dan keahlian yang dimiliki.
“Kami siap memberikan dukungan melalui kompetensi yang kami miliki dan membantu keberhasilan pengembangan koperasi. Ini adalah langkah awal yang sangat baik,” katanya. (Aji)








