hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

KADIN DKI Jakarta Latih 600 Pelaku Usaha, Perkuat Produktivitas dan Daya Saing

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta kembali tancap gas memperkuat daya saing dunia usaha. Bersama Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, KADIN resmi menggelar Program Pelatihan Peningkatan Produktivitas 2026.
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta kembali tancap gas memperkuat daya saing dunia usaha. Bersama Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, KADIN resmi menggelar Program Pelatihan Peningkatan Produktivitas 2026.

PeluangNews, Jakarta-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta kembali tancap gas memperkuat daya saing dunia usaha. Bersama Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, KADIN resmi menggelar Program Pelatihan Peningkatan Produktivitas 2026.

Sebanyak 600 pelaku usaha dari perusahaan anggota KADIN DKI Jakarta mengikuti program ini secara gratis. Pelatihan berlangsung selama April hingga November 2026 dengan fokus pada peningkatan kompetensi dan efisiensi kerja.

Materi yang diberikan pun terbilang strategis dan aplikatif, mulai dari 5S Kaizen, Supply Chain Management, Green Productivity, Professional Selling, hingga standar mutu ISO 9001.

Program ini dibuka pada Senin (20/4/2026) di Gedung P3D lantai 3 oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan KADIN DKI Jakarta Rany Mauliani, Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta Syaripudin, serta Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto, jajaran pimpinan P3D, serta pengurus KADIN DKI Jakarta dan KADIN Kota se-DKI Jakarta.

Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah konkret untuk menjawab tantangan produktivitas di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Ini bukan sekadar pelatihan, tapi upaya nyata meningkatkan daya saing pelaku usaha. Kami ingin SDM di Jakarta lebih unggul, lebih produktif, dan siap menghadapi perubahan,” kata Diana Dewi.

Diana Dewi juga menyoroti pentingnya transformasi pola kerja di era modern. “Produktivitas menjadi kunci utama. Pelaku usaha harus terus meningkatkan kapasitas dan tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. Adaptasi dan peningkatan kompetensi adalah keharusan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui program ini, KADIN DKI Jakarta berharap dapat mencetak SDM yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.

pasang iklan di sini
octa vaganza