dokter keuangan
dokter keuangan
octa vaganza
Fokus  

Jawara KSP Indonesia

Kospin Jasa merupakan KSP terbesar dalam hal aset dan volume usaha. Keberhasilannya tidak lepas dari implementasi prinsip koperasi dan pengelolaan yang profesional.

Dalam jagat perkoperasian simpan pinjam di Indonesia, nama Kospin Jasa bukan hanya terkenal tapi sudah melegenda. Koperasi yang didirikan pada 13 Desember 1973 oleh tiga kelompok etnis yang berbeda yaitu pribumi, keturunan China, dan keturunan Arab ini sejak lama menjadi KSP terbesar dalam hal aset dan volume.

Keberhasilan Kospin Jasa membangun usaha koperasi dengan sentuhan layanan modern membuatnya dipercaya sebagai koperasi pertama penyalur KUR. Ini karena standar dan infrastruktur yang dimilikinya dinilai Komite KUR sesuai dengan persyaratan dan setara dengan layanan perbankan.

Sejak didirikan Koperasi ini kental dengan sikap inklusif  yang merupakan salah satu prinsip koperasi. Semangat kebhinekaan dari koperasi yang mendapat gelar dari Pemerintah sebagai “Koperasi Kesatuan Bangsa” ini terus terpelihara hingga kini. Ini terlihat dari anggotanya yang multi etnis dan multi agama.

Seiring perjalanan waktu, usaha Kospin Jasa terus berkembang dan mendapat sambutan hangat dari anggota dan masyarakat. Sampai 2016, aset layanan konvensional sebesar Rp5,77 triliun, tumbuh 26,94%  dari 2015 Rp4,54 triliun. Demikian juga untuk aset layanan Syariah sebesar  Rp1,32 triliun, tumbuh 31,50% dari 2015 Rp1 triliun.

Sektor Simpanan dan Tabungan juga tumbuh dimana layanan konvensional sebesar Rp4,94 triliun, naik 39,96% dari 2015 Rp3,53 triliun. Sedangkan layanan Syariah Rp1,25 triliun, tumbuh 33,68% dari 2015 sebesar Rp938 miliar.

Dari sektor pembiayaan pada 2015 pinjaman yang diberikan melalui layanan konvensional sebesar Rp2,76 triliun, naik 24,34% menjadi Rp3,43 triliun. Sedangkan pembiayaan dengan pola Syariah pada 2015 berjumlah Rp1,09 triliun, maka sampai akhir 2016 sebesar Rp1.34 triliun, atau tumbuh sebesar 22,97%.

Untuk memberi kenyamanan kepada anggota dalam bertransaksi, Kospin Jasa mengembangkan jaringan kantor layanan yang keberadaannya tersebar di sentra-sentra usaha dan perdagangan. Kantor layanan tersebut dilengkapi dengan infrastruktur teknologi informasi sebagai bagian dari komitemen modernisasi layanan. Hingga akhir 2016 kantor pelayanan Kospin JASA berjumlah 133 unit, yang terdiri dari 110 unit Kospin Jasa Konvensional dan 23 unit Kospin Jasa Layanan Syariah.

Perjalanan Kospin Jasa dapat memberi inspirasi bagi usaha KSP lain bahwa koperasi dapat sejajar bahkan melampaui usaha korporasi. Asalkan dikelola secara benar dan profesional. (Drajat).