hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

6 Orang Meninggal dan 107 Selamat dalam Insiden KMP Virgo Transport 8

KMP Virgo Transport 8/ Foto dok. Ditjen Hubla – Peluangnews

PeluangNews, Jakarta — Upaya penyelamatan penumpang dan awak KMP Virgo Transport 8 terus dilakukan setelah kapal Roro penumpang tersebut mengalami listing dan kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin menyampaikan informasi awal mengenai kecelakaan kapal tersebut.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 107 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara 6 orang dinyatakan meninggal dunia. Proses pencarian, evakuasi, dan pendataan terhadap korban lainnya masih berlangsung.

KMP Virgo Transport 8 merupakan kapal Roro penumpang berbendera Indonesia dengan ukuran 8.540 GT. Kapal dinakhodai Arief Yunianto dan dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping.

Sebelum mengalami kecelakaan, kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 LT dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menjelaskan kapal dilaporkan mengalami kondisi listing dan kemudian kehilangan kontak atau lost contact di sekitar perairan Masalembo pada Minggu sekitar pukul 02.00 LT.

Berdasarkan data manifes, terdapat 243 orang di atas kapal. Mereka terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga membawa 89 unit kendaraan sebagai muatan.

“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” ujar Heri Purwanto.

Menindaklanjuti laporan kecelakaan tersebut, KSOP Kelas I Banjarmasin langsung mendirikan posko penanganan darurat di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Posko tersebut menjadi pusat penanganan sekaligus koordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Basarnas, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin melalui Vessel Traffic Service (VTS), Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, serta keluarga korban.

Operasi penyelamatan di lokasi kejadian dilakukan unsur SAR gabungan bersama Basarnas Banjarmasin. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi juga turut memberikan bantuan, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

Selain itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.

“Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ungkap Heri Purwanto.

KSOP menyatakan penyebab kecelakaan KMP Virgo Transport 8 belum dapat disimpulkan. Dugaan yang berkaitan dengan faktor alam, teknis maupun manusia masih dalam proses investigasi dan konfirmasi lebih lanjut.

Begitu pula dengan kondisi muatan kapal, potensi pencemaran lingkungan, serta dampak terhadap harta benda lainnya masih dalam tahap penanganan dan pendataan.

“KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan,” tutupnya.

pasang iklan di sini
lpdb.go.id