hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Target Net Zero Emission, Pemerintah Dorong Energi Baru Terbarukan

Peluangnews, Jakarta – Untuk mencapai target transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE), pemerintah mendorong pemanfaatan Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBT), yang akan sangat krusial dimana potensi sumber daya EBT Indonesia yang cukup besar namun pemanfaatannya saat ini masih rendah.

“Transisi energi di Sektor Ketenagalistrikan memproyeksikan kapasitas pembangkit akan mencapai 741 GW dimana 100% akan berasal dari pembangkit EBT. Selain pengembangan pembangkit EBT, interkoneksi antar pulau juga diperlukan untuk sharing resources EBT,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan selaku SEO Keketuaan ASEAN Bidang Energi yang diwakili oleh Pramudya selaku Koordinator Perencanaan Pembangkitan Tenaga Listrik, dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).   

Lanjut dia, bahwa target NZE pada 2060 atau lebih cepat akan membutuhkan banyak tenaga ahli dan terampil di bidang transisi energi khususnya di bidang EBT, peluang yang sangat besar ini harus dimanfaatkan oleh pemuda/pemudi Indonesia agar dapat mencapai target NZE melalui peningkatan pengetahuan dan kompetensi di bidang transisi energi.

Sementara itu, Wakil Direktur USAID Indonesia Erin Nicholson menyampaikan, USAID sebagai mitra Kementerian ESDM, menyadari pentingnya menggaungkan suara kaum muda untuk mempercepat transisi energi Indonesia melalui inisiatif seperti rangkaian acara Youth Movement Sustainability Week ini.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, dan kami mendukung keterlibatan mereka dalam upaya memperluas layanan energi yang andal dan merata di Indonesia, ungkap Erin.

Sedangkan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Internasionalisasi Universitas Brawijaya, Andi Kurniawan menyampaikan, pentingnya peran anak muda dalam pengembangan teknologi dan energi terbarukan.

“Problem renewable energi memiliki tantangan berupa teknologi. Menurut Einstein, teknologi dibuat untuk mensejahterakan manusia, namun yang terjadi teknologi juga bisa membuat pemusnah manusia. Kalau tidak mempertahankan dan tidak diteruskan akan menjadi kutukan demografi. Besar harapan, sadar dengan konsekuensi akan aktivitas akan lingkungan dan tahu apa yang harus dilakukan pada dasarnya menyelamatkan lingkungan sama saja menyelamatkan diri sendiri”, papar Andi. (alb)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate