hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Raih Penghargaan, Kopnus Perkuat Layanan Digital Koperasi Pensiunan

Ketua Pengurus Kopnus Joshua Rahmat menerima penghargaan dari Deva Rachman Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi didampingi Yuni Hegarwati Direktur PT Berkah Dua Visi, di Auditorium Kementerian Koperasi , Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Ketua Kopnus Joshua Rahmat menerima penghargaan dari Deva Rachman Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi didampingi Yuni Hegarwati Direktur PT Berkah Dua Visi, di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

PeluangNews, Jakarta – Konsistensi mengembangkan layanan berbasis teknologi digital dan tata kelola berkelanjutan mengantarkan Koperasi Simpan Pinjam Nusantara (KSP Nusantara) atau KOPNUS meraih Best Cooperatives Sustainability Award 2026 kategori Koperasi Besar–Layanan Digital Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas keberhasilan KOPNUS dalam mengembangkan layanan koperasi berkelanjutan melalui inovasi, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan tata kelola organisasi.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Deva Rachman, didampingi Direktur PT Berkah Dua Visi, Yuni Hegarwati, dalam acara yang digelar di Auditorium Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Pengakuan tersebut semakin memperkuat posisi KOPNUS sebagai salah satu koperasi simpan pinjam nasional yang berhasil beradaptasi dengan perkembangan industri keuangan digital. Koperasi yang fokus melayani anggota dari kalangan pensiunan ASN, TNI, dan Polri ini terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi teknologi dan penguatan sumber daya manusia.

Perjalanan KOPNUS tidak terlepas dari transformasi bisnis yang dilakukan selama dua dekade terakhir. KOPNUS telah membangun jaringan layanan yang luas di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu faktor utama keberhasilan koperasi ini adalah strategi transformasi dan inovasi digital untuk meningkatkan akses layanan keuangan bagi anggota.

Ketua Koperasi Nusantara (KOPNUS), Joshua Rahmat, menyampaikan bahwa inovasi digital menjadi strategi utama dalam mendorong kemajuan koperasi sekaligus memperluas akses layanan bagi anggota.

“Inovasi digital merupakan fokus kami, agar koperasi tidak lagi hanya dilihat sebagai lembaga tradisional. Dengan digitalisasi, kami ingin setiap anggota dapat lebih mudah dalam mengakses layanan keuangan,” ujar Joshua, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, digitalisasi menjadi langkah penting untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap koperasi sekaligus meningkatkan standar layanan agar lebih modern, cepat, dan mudah dijangkau.

Salah satu inovasi yang dikembangkan KOPNUS adalah aplikasi mobile OREN berbasis Android dan iOS. Platform digital tersebut menghadirkan berbagai fitur untuk memudahkan anggota dalam mengelola kebutuhan keuangan.

Melalui aplikasi OREN, anggota dapat mengelola simpanan berjangka, mengecek plafon dan saldo pinjaman, melakukan transfer ke bank mitra, pembayaran berbagai tagihan seperti listrik, BPJS, Telkom, PDAM, kartu prabayar, hingga transaksi pembayaran menggunakan QRIS pada merchant UKM binaan KOPNUS.

“Kami berkomitmen untuk menghilangkan persepsi negatif terhadap koperasi dengan menghadirkan layanan yang mudah dan standar yang tinggi, sejalan dengan misi pemerintah untuk mendukung perkembangan koperasi sebagai roda penggerak ekonomi bangsa,” kata Joshua.

KOPNUS sendiri memiliki sejarah panjang dalam industri koperasi simpan pinjam. Awalnya bernama Koperasi Dana Indonesia dengan jenis koperasi serba usaha. Seiring perkembangan organisasi, koperasi ini mengalami beberapa perubahan nama hingga pada 2013 resmi berubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam Nusantara (KOPNUS).

pasang iklan di sini
octa vaganza