hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Produsen Swasta Nasional Tidak Rugi Dengan TKDN

Peluangnews, Jakarta – Perusahaan swasta nasional bergerak di bidang kelautan mengaku, tidak ada resiko bisnis pada penerapan TKDN (tingkat komponen dalam negeri) sampai 40 persen atau lebih karena dengan sertifikasi per produk ataupun lebih dari satu produk.

“Produk kami (produsen peralatan kelautan), ada yang bersertifikasi TKDN sampai 70, bahkan 80 persen. Kami tidak rugi dengan satu produk, satu TKDN dan sertifikat,” kata Direktur produsen kelautan PT Keman, Imanuel Masman mengatakan kepada Redaksi, Selasa (30/5/2023).

TKDN sendiri adalah nilai isian dalam persentase dari komponen produksi dalam negeri, termasuk biaya pengangkutannya yang ditawarkan dalam item penawaran harga barang maupun jasa. TKDN menjadi salah satu preferensi dalam menentukan pemenang dalam proses pengadaan barang/jasa di beberapa instansi pemerintahan.

“Tapi tidak ada produk yang 100 persen lokal (TKDN). kalau ada claim seperti itu, TKDN 90 persen, bohong. BUMN seperti KS (Krakatau Steel) juga masih menggunakan baja impor dengan TKDN di atas 40 persen. Selama ini impor dari China karena relatif dekat,” ucap Imanuel.

Berdiri sejak tahun 1954, bisnis PT Keman dimulai dengan trading barang-barang meteorologi dan geofisika. Sejak 1990, PT Kemenangan mulai memproduksi barang-barang yang berhubungan dengan dunia pelayaran (marine) mulai dari steel buoy hingga polyethylene buoy. Produk-produk dipasarkan dengan merek Keman.

“Produk yang paling banyak diserap pasar, terutama buoys, rubber fender (dermaga, kapal). Kami memasok dengan paket tenaga ‘engineer’ (insinyur) yang desain, mensimulasi (penggunaan peralatan),” ungkap Imanuel.

Guna mengembangkan pasar, PT Kemenangan memiliki strategi mengembangkan produk-produk yang sudah ada, mengembangkan varian-varian baru, dan meningkatkan kualitas. Strategi lainnya adalah melihat pasar dan mengembangkan produk baru yang mungkin masih ada kaitan dengan industri maupun material yang dipakai saat ini.

“Kami ambil (bahan baku baja) dari (produsen) KS, GDS, Gunung Garuda. Mereka tidak bisa produksi untuk spesifikasi tertentu. Kami berhubungan melalui reseller, distributornya mereka (KS, GDS, Gunung Raja Paksi Cikarang). Kami ekspor buoy, rubber fender dalam jumlah banyak,” kata Imanuel (alb)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate