hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

PLN dan Pemda Jatim Berkolaborasi Bangun Infrastruktur Listrik di Desa Merak

Peluang, Situbondo – PT PLN (Persero) berencana, akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo tepatnya di Desa Merak.

“Untuk elektrifikasi di wilayah Merak-Baluran di Situbondo ini sudah masuk perencanaan tahun ini. Kami juga telah berkoordinasi dengan stakeholder setempat terkait survey lokasi semoga semuanya lancar tanpa kendala,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim), Lasiran dalam keterangannya, Selasa (11/4/2023).

Infrastruktur kelistrikan yang dibutuhkan di wilayah tersebut lanjut dia, antara lain Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 13.598 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 4.554 kilometer sirkit (kms), dan 2 unit Gardu Tiang Trafo (GTT) berkapasitas 200 kilovolt ampere (KVA) untuk menyuplai sekitar 250 Kartu Keluarga (KK).

Lasiran memaparkan, tahun ini PLN telah menggencarkan elektrifikasi dusun yang berada di wilayah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) sebanyak 25 lokasi.

“Untuk Dusun Polay ini PLN memasang JTR sepanjang 6,142 kms, JTM sepanjang 10,194 kms dan trafo 3 x 100 KVA,” terang Lasiran.

Ia menambahkan, PLN berharap dengan masuknya listrik di wilayah tersebut dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. Terlebih aktivitas masyarakat di bulan Ramadhan bisa terbantu, seperti kegiatan memasak, tarawih, mengaji, belajar waktu malam dan semacamnya.

Lebih lanjut, Lasiran mengatakan, PLN telah menjalin kerja sama dengan masayarakat sekitar agar ikut serta menjaga jaringan listrik. Mengingat kondisi di dusun tersebut banyak pepohonan yang tinggi dan rindang.

“Kami berharap warga ikut serta menjaga kelancaran dan keamanan listrik. Setidaknya ketika ada pohon yang berdekatan dengan kabel listrik segera dipotong atau dipangkas dengan menginformasikan kepada petugas PLN untuk melakukan pemangkasan,” imbuh Lasiran.

Saat ini, PLN telah mengoperasikan 3 gardu listrik untuk 40 warga di lokasi dusun yang berjarak sekitar 28 km dari kota Situbondo. Langkah ini dilakukan sebagai upaya PLN untuk terus melistriki wilayah 3T.

Sementara itu, Nursadi, warga dusun Polay mengungkapkan, Ramadhan kali ini terasa berbeda karena dirinya telah menikmati listrik PLN.

“Bertahun-tahun saya menyalur listrik dari tetangga, namun sekarang sudah listrik sendiri dan saya bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar dengan adanya listrik dari PLN,” kata Nursadi.

Sebelumnya warga dusun Polay mengandalkan lampu teplok sebagai penerangannya. Terdapat sekitar 25 KK menggunakan penerangan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang bersifat intermiten. Kondisi geografis yang sulit dijangkau menjadi faktor utama wilayah ini baru terlistriki.

Selanjutnya, ungkap Lasiran, PLN akan menargetkan 103 dusun di wilayah Jawa Timur yang belum berlistrik akan segera mendapatkan aliran listrik dalam jangka waktu secepatnya.

Wilayah yang tersebar diantaranya di Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Tulungagung, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Pacitan, Ponorogo, Nganjuk, Bojonegoro dan Madiun.

“PLN akan segera mengaliri listrik untuk mencapai rasio elektrifikasi 100 persen selaras dengan program pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (alb)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate