
Peluangnews, Jakarta – Pemerintah berupaya untuk tetap melanjutkan program Kartu Prakerja dan penerima manfaat hingga tersebar ke seluruh Indonesia. Oleh karena, program Kartu Prakerja telah menjadi salah satu game changer di masa pandemi Covid-19 yang turut mengubah hidup penerima manfaatnya.
Bahkan, program government to people pertama yang diinisiasi Indonesia tersebut mampu menarik perhatian dunia internasional dan dapat direplikasi di negara lain.
“Program Kartu Prakerja akan tetap dilanjutkan. Bahkan, Program Kartu Prakerja terus dikembangkan salah satunya yakni melalui skill week yang bisa diikuti oleh alumni Program Kartu Prakerja untuk terus meng-upgrade ilmunya,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Senin (19/6/2023).
Dia melanjutkan, dari program Kartu Prakerja itu, sebanyak 3% diantaranya merupakan penerima manfaat dari penyandang disabilitas. Program tersebut turut mendukung kaum perempuan untuk mengoptimalkan potensinya, terbukti bahwa 49% penerima manfaat berasal dari kaum perempuan.
“Saya mengapresiasi dan saya yakin anda-anda ini akan menjadi orang yang sukses. Karena saya lihat semuanya punya fighting spirit. Fighting spirit itu berarti mengikuti proses seleksi dalam situasi pandemi ikut Kartu Prakerja, dan yang satu kali langsung dapat itu sedikit sekali, rata-rata ada tujuh kali. Berarti daya juangnya luar biasa dan dengan fighting spirit itu saya yakin anda akan menjadi orang yang sukses di kemudian hari,” ujar Airlangga.
Dia menerangkan, bahwa Program Kartu Prakerja merupakan program dari Kemenko Perekonomian yang langsung ke masyarakat. Saat pertama kali Presiden Joko Widodo memberi arahan kepada Menko Airlangga untuk melaksanakan Program Kartu Prakerja.
“Pada waktu itu format dan jenisnya belum kelihatan, tetapi tujuan utamanya sudah jelas bahwa ini adalah program untuk re-training dan re-skilling untuk jumlah yang besar, bukan hanya untuk 100 orang pertahun,” ungkap Airlangga.
Menko Perekonomian memberi semangat kepada para alumni Program Kartu Prakerja agar dapat terus berdaya, mandiri, dan menjadi manusia yang lifelong learning.
“Fighting spirit, kemauan yang tinggi, saya rasa itu menjadi jaminan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (alb)





