
Peluangnews, Jakarta – Sebagai ke Ketuaan di ASEAN, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN ke arah yang lebih baik. Oleh karena, Indonesia sebagai negara dengan populasi terbanyak di ASEAN, dan memiliki pengaruh perekonomian yang signifikan.
“Hal-hal tersebut menjadi modal Indonesia dalam memimpin ASEAN dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN ke arah yang lebih baik,” kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam keterangannya, Jumat (23/6/2023).
Untuk itu, menurut dia, Indonesia telah menetapkan 16 prioritas di bidang ekonomi. Tujuh di antaranya berada di bawah kewenangan Kementerian Perdagangan.
“Menteri Perdagangan menekankan agar seluruh prioritas tersebut mudah dicapai, memiliki manfaat luas, memdorong proses pemulihan ekonomi, dan mengutamakan kualitas dari kuantitas,” ujar Wamendag Jerry.
Hal senada disampaikan, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, Indonesia dengan keketuaannya tetap menjadikan ASEAN relevan dan penting, berketahanan, adaptif dan inklusif bagi seluruh masyarakat ASEAN dan di luar ASEAN. Selain itu, Indonesia ingin ASEAN dapat menjadi motor penggerak utama serta dapat berkontribusi bagi stabilitas dan perdamaian kawasan, termasuk di IndoPasifik.
“Selain sebagai Ketua ASEAN Indonesia pada tahun ini, peran sentral Indonesia juga semakin luas ditandai dengan keterlibatan aktif Indonesia dan adanya 35 perjanjian yang sudah ditandatangani di berbagai forum. Menunjukkan Indonesia memiliki peran strategis dalam memimpin arsitektur kawasan dan bisa mendorong ASEAN menjadi kawasan yang bersifat world’s engine of sustainable growth,” tegas Djatmiko.
Sedangkan, Walikota Malang H. Sutiaji memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan yang telah memilih Kota Malang sebagai tempat dilaksanakannya sosialisasi.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan para pemangku kepentingan di Kota Malang dan di daerah sekitar dapat memahami isu prioritas yang ingin dicapai dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 dan memberikan dukungan agar prioritas ekonomi Indonesia dapat tercapai tepat waktu,” pungkas Sutiaji. (alb)





