hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Pangsa Pasar Ritel Lampu Listrik Rp 7 – 8 Triliun

Peluangnews, Jakarta – Produsen lampu listrik Indonesia masih mengincar pangsa pasar ritel perlampuan listrik yang nilainya mencapai Rp 7 – 8 triliun per tahun, di luar proyek lampu jalan atau PJU (penerangan jalan umum), bohlam.

“Kondisi pasar sekarang ini, kalau PJU harus lokal. Artinya, produsen harus bangun pabriknya disini. Mereka bisa memasarkan ke pemda-pemda (pemerintah daerah) untuk lampu pada ruas-ruas jalan,” ujar CEO Produsen lLmpu Swasta Nasional Indonesia, Titus Handoko mengatakan kepada Redaksi, Senin (26/6/2023).

Lampu-lampu pasti dibutuhkan di berbagai proyek pembangunan termasuk usaha tambang, property dan lain sebagainya. Sementara kebutuhan lampu untuk rumah tangga juga masif. Artinya, 270 juta penduduk Indonesia memiliki rumah baik kontrak atau milik sendiri.

Kalau satu keluarga terdiri dari lima orang, keseluruhan ada 54 juta rumah yang ditempati. Setiap rumah tentunya terpasang dengan beberapa titik lampu untuk setiap ruangan.

“Kalau satu titik lampu dengan harga Rp 25.000, nilai industri mencapai triliunan. Sehingga ada multiplier effect industri lampu yang diproduksi di dalam negeri,” kata CEO PT. Honoris Industry (HORI).

HORI juga membuka peluang kerjasama dengan investor, termasuk dari Tiongkok yang rencananya akan gelar business matching di Jakarta dalam waktu dekat. Selama ini produk HORI mencakup bohlam, PJU untuk industri. Semua produk menyasar pasar ekspor Amerika dan Eropa.

“Bea masuk di Amerika tinggi. Brand kami, HORI juga bekerjasama dengan perusahaan lain untuk ekspor ke Amerika. Kami sudah ekspor perdana lampu LED ke Amerika pertengahan Februari 2021 yang lalu. Kita bikin juga Kawai Piano untuk pasar luar negeri termasuk Jepang,” kata Titus. (alb)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate