
Peluangnews, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mendorong proses sertifikasi halal dan meminta akses produk pertanian Indonesia ke Kanada.Hal tersebut disampaikan dalam perundingan persetujuan kerja sama ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Kanada (ICA–CEPA).
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Kanada sepakat bahwa ICA-CEPA dapat segera selesai dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian kedua negara.
“Saya optimistis upaya untuk meningkatkan perdagangan dan investasi Indonesia dan Kanada salah satunya dapat dicapai melalui Indonesia-Canada CEPA. Indonesia dan Kanada melakukan diskusi yang konstruktif dan signifikan dalam pembahasan teks perjanjian,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Jumat (26/5/2023).
Selanjutnya, Mendag menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki kebijakan hilirisasi di sektor pertambangan.
Sementara itu, Menteri Mary Ng menyampaikan, bahwa Kanada mendorong agar rekognisi sertifikasi halal dengan Indonesia dapat segera diselesaikan.
Menteri Mary Ng pun mengucapkan selamat atas keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah G20 pada 2022 lalu. Kanada juga meminta dukungan Indonesia untuk Kerangka Kerja Kesejahteraan Ekonomi Indo-Pasifik (Indo-Pacific EconomicFrameworkforProsperity/IPEF).
Untuk sektor pertambangan,Menteri Mary Ng menyampaikan, bahwa Kanada merupakan salah satu negara terdepan di dunia di bidang pertambangan.
“Dengan sektor pertambangan yang mengedepankan aspek inovasi, keberlanjutan, dan rantai pasok global, kami optimistis Indonesia dan Kanada dapat menjalin kerja sama hilirisasi produk pertambangan yang bernilai tambah,” ungkap Mary Ng. (alb)





