hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh
Daerah  

Kabut Asap Karhutla Kepung Jakarta: Awas! Kualitas Udara tidak Sehat

kualitas udara
Ilustrasi | Asap Karhutla Kepung Jakarta | Foto: dok.ant

PeluangNews, Jakarta – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Sumatra dan Kalimantan mulai merambah ke Pulau Jawa. Minggu (19/10/2026) siang, langit Jakarta, Depok, dan sekitarnya terpantau kelabu tertutup kabut asap.

Berdasarkan pantauan https://Weather.com dan IQAir pukul 12.00 WIB, Jakarta mencatat kondisi Haze dengan suhu 34°C, kelembaban 53%, dan Indeks Kualitas Udara (AQI) 117 kategori Unhealthy for Sensitive Groups.

Depok lebih parah dengan AQI 153 kategori tidak sehat. Polutan dominan adalah PM2.5, partikel halus sisa pembakaran hutan.

Kepala BMKG Stasiun Kemayoran menyebut asap kiriman berasal dari karhutla di Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah yang terbawa angin timur laut. BMKG mencatat 10 titik panas aktif masih menyala di Riau dan 23 titik di Kalteng.

Dampaknya tidak hanya kesehatan. Di Kalimantan, BNPB melaporkan 96 ekor orangutan di pusat rehabilitasi Nyaru Menteng harus dievakuasi karena jarak pandang hanya 50 meter dan ISPU di atas 300.

Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mengalami delay.

Di Jakarta, Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan menyiagakan 44 Puskesmas dan membagikan 50 ribu masker gratis di 5 wilayah kota.

Dinas Lingkungan Hidup mengimbau warga, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan penderita ISPA, untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dan memakai masker N95 jika terpaksa keluar.

KLHK menyebut telah melakukan 12 kali operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing di Riau dan Kalteng sejak 10 Oktober. []

pasang iklan di sini
lpdb.go.id