Peluang, Jakarta – Menjelang mudik lebaran 2023 yang akan tiba, Bandara Internasional Soekarno Hatta diperkirakan akan menghadapi lonjakan kedatangan penumpang yang cukup besar. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati turut meninjau kesiapan layanan bea dan cukai dalam menghadapi kepadatan penumpang di masa puncak mudik yang diprediksi terjadi disaat cuti bersama jelang lebaran.
Bersama dengan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Askolani beserta jajaran, Menkeu meninjau seluruh aspek kesiapan dari hulu hingga ke hilir. Mulai dari proses pelayanan bagasi penumpang, penjaluran penumpang menuju green dan red line, pemeriksaan barang (melalui x-ray dan fisik bagasi), pelayanan IMEI (registrasi hingga pembayaran), dan profiling penumpang.
“Kami senang melihat kesiapan para petugas DJBC yang terus meningkat dan semakin matang dalam memberikan pelayanan kepabeanan dan cukai. Kami memastikan agar seluruh layanan yang diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Menkeu Sri dalam keterangannya, Senin (10/4/2023).
Di sela-sela peninjauan di bandara Soekarno-Hatta, dirinya juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan para pegawai bea dan cukai yang bertugas. Dalam kesempatan itu, Menkeu menyampaikan terima kasih atas kesiapan dan antusiasme seluruh jajaran DJBC dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menkeu berpesan kepada seluruh jajaran untuk terus menjaga profesionalisme dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Mari jaga bersama kepercayaan masyarakat terhadap DJBC dan @kemenkeuri,” tutur Sri.
Untuk diketahui, Angkasa Pura (AP) I memperkirakan akan melayani sekitar 3,38 juta penumpang atau naik sekitar 36% pada masa Lebaran 2023. Sementara itu, trafik penerbangan diproyeksikan mencapai 27.510 penerbangan atau naik sekitar 28%.
AP II memperkirakan bakal lebih banyak lagi melayani penumpang, yakni sebanyak 5,24 juta penumpang pada masa angkutan Lebaran 2023 atau naik sekitar 25% dibandingkan 2022. Lebih lanjut, trafik pergerakan pesawat diprediksi akan mencapai 36.585 penerbangan atau naik sekitar 11%. (alb)





