
PeluangNews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas soal persiapan Lebaran 2026, khususnya di sektor energi dan pangan, Rabu (4/3/2026).
Hadir Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Bahlil membenarkan rapat akan membahas pasokan bahan pangan, energi, dan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 1447 Hijriah.
“Sekadar gambaran bahwa tidak akan jauh-jauh dari persoalan energi, persoalan pangan, dan kesiapan kita dalam menyongsong Hari Raya Idulfitri,” kata Bahlil kepada wartawan.
“Sekarang kan puasa, sudah puasa (hari) yang ke-13. Ini menyangkut kesediaan terhadap sembako, kemudian energi, LPG, dan kesiapan lain dari hal-hal yang terkait dengan ekonomi nasional,” ujarnya, melanjutkan.
Sedangkan Menko Pangan Zulkifli Hasan mengemukakan bahwa Presiden Prabowo memintanya untuk melakukan sidak dan operasi pasar ke berbagai daerah.
Sidak diperlukan untuk memastikan ketersediaan pangan dan harga tetap terjangkau, khususnya menjelang Lebaran.
“Ya saya kan ditugaskan seminggu tiga hari, ngecek kelapangan ketersediaan pangan, MBG, operasi desa, kampung nelayan, gitu ya. Kemudian persiapan apa namanya, menuju produksi padi yang lebih banyak, irigasinya, pupuk, itu yang terakhir itu,” imbuh Zulkifli.
Sebagai catatan, harga pangan atau kebutuhan pokok saat ini menjelang Lebaran sudah merangkak naik. Misalnya, harga telor Rp31.000/Kg, Minyakita dikisaran Rp18.000-Rp19.000/liter.
Sementara harga daging sapi di pasaran bervariasi dikisaran Rp130.000 hingga Rp165.000/Kg. []








