Peluangnews, Jakarta – Pemerintah mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik untuk transportasi jalan. Hal tersebut, sebagai perwujudan nyata akan pengurangan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Untuk meringankan beban masyarakat, pemerintah memberikan subsidi berupa bantuan berjumlah Rp7.000.000 (Rp7 juta). Motor listrik ini merupakan kendaraan bebas polusi yang bisa menjadi pilihan berkendara masyarakat Indonesia.
Nureman merupakan orang pertama yang mendapatkan motor listrik Selis dengan menggunakan bantuan dari Pemerintah. Nureman membeli Selis E-Max dengan satu baterai Lithium dengan harga on the road Rp13.499.000.
Ia menjelaskan, bahwa dirinya senang mendapatkan motor listrik Selis dengan bantuan Pemerintah. Motor listrik yang Nureman beli memang jauh lebih murah dari motor listrik konvensional. Bahkan, motor listrik dari Selis bisa lebih hemat karena biaya charge baterainya hanya Rp2.500-an yang dapat digunakan sejauh 60 km.
Nureman bercerita, bahwa proses untuk mendapatkan motor listrik terjangkau ini sangat mudah. “Saya datang ke Selis Center Grand Wisata dan dijelaskan syaratnya. Kemudian saya memberitahukan mendapatkan BPUM dan diberitahukan syaratnya itu saja. Data yang diminta nama, alamat, dan NIK. Syaratnya tidak menyusahkan,” kata Nureman, penerima motor listrik Selis pertama dengan bantuan pemerintah di kediamannya, Tambun Selatan, Jawa Barat, Sabtu (13/05/2023).
Seiring itu, General Manager Selis, Houtsma Simon menambahkan, skema untuk mendapatkan bantuan pemerintah di Selis memang hanya perlu melampirkan NIK. Setelah itu, proses pengecekan di sistem akan dilakukan oleh Selis.
“Sistem yang dimaksud adalah Sisapira yang sudah terpusat dan disediakan oleh Kementerian Perindustrian untuk mendukung pembagian motor listrik dengan bantuan dari Pemerintah. Jika konsumen dinyatakan mendapatkan bantuan, tim kita juga yang akan hubungi dan meminta foto KTP. Data berupa foto KTP ini akan kita gunakan untuk mengurus STNK untuk konsumen,” jelas Houtsma.
Lebih lanjut, Nureman mengatakan, kalau bisa masyarakat yang sudah mengetahuinya langsung bisa pakai motor listrik. Semoga banyak yang datang dan banyak yang beli. “Motor listrik Selis E-Max ini akan digunakan oleh saya untuk berkendara sehari-hari dan mengantar cucu ke sekolah,” imbuhnya.
Dengan motor listrik Selis E-Max, Nureman telah berpartisipasi dalam menjaga lingkungan karena telah menggunakan motor listrik yang tidak mengeluarkan gas emisi. Dengan menggunakan Selis, masyarakat bisa dengan tenang menggunakan motor listrik karena Selis sudah memproduksi kendaraan listrik dari 2011.
Selain itu, memiliki jaringan penjualan dan service yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai pemilik motor listrik Selis, Nureman bergabung dalam komunitas Selis Owner Club yang mendapatkan diskon service dan sparepart sampai dengan 10%.
Nureman sendiri merupakan seorang pemilik usaha dengan nama Warung Mpok Menor yang berada di Tambun Selatan, Bekasi. Dirinya sudah berwirausaha sejak tahun 2002. Dengan motor listrik, Nureman berharap mendapatkan cuan yang lebih banyak karena menggunakan motor listrik yang lebih hemat. Pasalnya, motor listrik ini juga akan digunakan untuk berbelanja kebutuhan berjualan. (alb)





