Di sisi lain, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi syariah dunia karena didukung populasi muslim terbesar serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk melihat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia yang memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi syariah dan memperkuat ekosistemnya. Kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk unsur LPDB Koperasi bersama Menteri dan Wakil Menteri Koperasi, menunjukkan bahwa ekonomi syariah dan koperasi merupakan kekuatan strategis,” ujar Deva Rachman.
Ia juga berharap Indonesia ke depan memiliki lembaga khusus yang fokus mengembangkan ekonomi syariah nasional secara menyeluruh dengan melibatkan koperasi dan LPDB Koperasi sebagai bagian penting di dalamnya.
Sebagai informasi, Masyarakat Ekonomi Syariah merupakan organisasi yang menghimpun berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pada periode 1447–1452 H, MES dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES.
Keterlibatan aktif direksi LPDB Koperasi dalam kepengurusan MES diharapkan semakin memperkuat posisi koperasi sebagai salah satu pilar utama pengembangan ekonomi syariah nasional sekaligus mendukung target Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia. (RO)








