hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Berbagi Tanpa Henti

Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, KSP Guna Prima Dana membagikan 43,7 ton beras kepada anggota di seluruh jaringan kantor cabangnya.

Visi koperasi yang berorientasi ekonomi dan sosial bagi KSP Guna Prima Dana bukan sekadar slogan kosong namun diwujudkan dalam tindakan nyata. Aspek ekonomi dibuktikan dengan kinerja yang terus meningkat dan aspek sosial, salah satunya tercermin dari aksi berbagi beras kepada anggota.

Setelah sebelumnya membagikan parsel saat Nyepi, kini menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, koperasi pionir pembiayaan hijau di Bali itu membagikan sembako berupa beras sejumlah 43,7 ton kepada anggota. Kegiatan itu dimulai pada Selasa, 2 Juni 2026 hingga 15 Juni 2026 bertempat di seluruh Kantor Cabang KSP Guna Prima Dana (GPD).

Manajer KSP Guna Prima Dana, I Wayan Suyatna mengatakan pembagian beras tersebut merupakan salah satu manfaat yang diperoleh anggota. “Tujuan utama kami selain profit oriented, juga memberikan benefit kepada anggota,” tegas Suyatna.

Menariknya, beras yang dibagikan selama ini merupakan hasil produksi beras anggota KSP GPD. Sehingga, secara tidak langsung ikut mengembangkan usaha anggota. Selain itu, anggota juga diikut sertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, dengan manfaat apabila mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia di-cover sebesar Rp42 juta.

Salah satu anggota penerima beras adalah I Nyoman Purniati. Ia mengungkapkan terima kasih kepada KSP GPD karena sejak bergabung menjadi anggota sudah banyak memberikan benefit, salah satunya dengan pemberian beras ini. “Semoga KSP Guna Prima Dana terus berkembang dan semakin maju bersama anggota,” harap Purniati.

Terkait dengan kinerja per 31 Mei 2026, loan to deposit ratio (LDR) sebesar 83,5% dengan aset mencapai Rp785 miliar. Koperasi dengan anggota 6.778 orang ini juga memperoleh plafon KUR sebesar Rp120 miliar pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, telah disalurkan sebesar Rp55,029 miliar atau 45,8%.

KSP GPD merupakan salah satu koperasi terbaik dalam mengintegrasikan visi ekonomi dan sosial. Pengelolaan usaha yang professional didukung SDM memadai dan tata kelola koperasi yang baik merupakan kunci utama pertumbuhan koperasi pionir KUR di Bali tersebut. Suyatna merupakan arsitek di balik keberhasilan tersebut. (Dje)

pasang iklan di sini
octa vaganza