
PeluangNews, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara gratis. Program ini ditujukan untuk mendorong UMKM lokal naik kelas dan mampu menembus pasar ritel modern.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bengkulu, Nelawati, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali pelaku UMKM dengan strategi pemenuhan standar ritel modern, mulai dari kualitas produk, pengemasan, hingga manajemen distribusi yang profesional.
“Kami ingin UMKM naik kelas. Melalui kemitraan dengan ritel modern, peserta akan dibekali strategi agar produk mereka memenuhi standar yang dibutuhkan,” ujar Nelawati di Bengkulu, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, pelatihan kewirausahaan kali ini difokuskan pada sektor makanan ringan atau camilan kering. Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperkuat daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar nasional, khususnya melalui jaringan ritel modern.
Pemkot Bengkulu membuka kuota peserta terbatas sebanyak 75 UMKM yang memenuhi persyaratan. Karena itu, masyarakat diimbau segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi.
Nelawati menjelaskan, pelatihan gratis ini tidak hanya berisi materi teori bisnis, tetapi juga membuka akses distribusi nyata bagi produk unggulan daerah. Selama ini, potensi UMKM Bengkulu di sektor makanan ringan seperti keripik dan stik cukup besar, namun kerap terkendala standar masuk ritel modern.
Untuk itu, pemerintah kota memprioritaskan UMKM dengan produk snack kering bercita rasa gurih dan renyah, seperti keripik, stik, dan sejenisnya.
Pendaftaran pelatihan dibuka hingga 10 Februari 2026. Calon peserta dapat menghubungi kontak resmi melalui pesan atau telepon kepada Nica (0823 7612 7511) dan Titha (0823 8654 6041).
Baca Juga: ISNU Jatim Dampingi 85 Ribu UMKM Sertifikasi Halal
Adapun persyaratan pendaftaran meliputi fotokopi KTP elektronik dan Nomor Induk Berusaha (NIB). UMKM yang telah memiliki izin Halal, PIRT, dan BPOM akan diutamakan, namun pelaku usaha yang masih dalam proses pengurusan legalitas tetap diberi kesempatan untuk mendaftar.
Selain itu, calon peserta diwajibkan membawa minimal dua contoh produk saat pelatihan untuk dilakukan penilaian kelayakan.
Nelawati menambahkan, peserta yang lolos seleksi akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung. Setiap UMKM terpilih akan mendapatkan timbangan digital untuk meningkatkan akurasi produksi. Pemerintah kota juga menyiapkan perlengkapan pelatihan seperti kaos, konsumsi, serta hadiah utama berupa dua unit gerobak UMKM.
Tak hanya itu, peserta juga berkesempatan memperoleh peralatan penunjang produksi seperti kompor gas, kipas angin, rice cooker, hingga blender.
“Program ini merupakan bentuk komitmen penuh Pemerintah Kota Bengkulu di bawah arahan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota yang mandiri dan berdaya saing global,” pungkasnya. (RO/Aji)








