dokter keuangan
dokter keuangan
octa vaganza

Uji Kelayakan Ide Bisnis

Kedengarannya sepele, tapi sungguh-sungguh tidak mudah mengamalkan konsep “mengerti pelanggan”. Ini persoalan riil bisnis dan paling mendasar. Main asumsi akibatnya fatal.

SALAH satu perjuangan terberat yang harus dihadapi oleh pemilik usaha ialah menemukan dan memastikan jenis usaha. Terdapat lima cara yang harus selalu perlu diingat saat mempertimbangkan ide bisnis. Tiap entrepreneur memiliki konsep mereka sendiri tentang apa itu usaha yang tanpa cela. Simak lima pilar berikut.
            Mengerti pelanggan Anda. “Bagaimana Anda tahu pelanggan anda sebelum Anda memiliki gagasan yang nyata?”. Jawabannya sederhana. Jika Anda memiliki gagasan bisnis, jangan coba berpikir bahwa pelanggan potensial akan menyukai atau membutuhkannya. Temukan apa yang pelanggan anda sebenarnya hendaki.

Banyak kasus, pemilik usaha langsung terjun dengan gagasan sederhana, tanpa pikir panjang. Mereka segera mengetahui bahwa pasar target mereka tidak menghendaki apa yang ditawarkan. Mengetahui apa yang pelanggan potensial butuhkan dan membangun produk untuk memenuhi kebutuhan tersebut; itulah ide bisnis yang sempurna.
            Gairah. Maksudnya, anda memiliki minat pada apa yang anda lakukan. Anda akan dengan senang menghabiskan waktu 15-18 jam sehari pada saat permulaan—biasanya untuk 12 hingga 18 bulan pertama (terlebih di tengah kondisi ekonomi megap-megap seperti 2-3 tahun terakhir). Anda harus terus menerus berpikir tentang cara-cara untuk meningkatkan dan menumbuhkan bisnis anda. Jika memulai sebuah usaha yang tidak minati, akan sangat sulit untuk mencurahkan waktu dan energi untuk berhasil.
            Pahami persaingan. Tiap bisnis punya persaingan—baik langsung atau tidak langsung. Pikirkan mengenai gedung bioskop. Mereka memiliki persaingan langsung dengan toko-toko persewaan video atau televisi rumah. Beberapa pesaing tampak kejam. Jika anda mempromosikan dan menawarkan sebuah produk dengan harga yang lebih rendah, para pesaing akan menurunkan harga mereka untuk menyamai atau mengalahkan Anda. Jika anda menghabiskan lebih banyak waktu dalam perang harga; ini bukanlah sebuah ide bisnis yang sempurna.
            Arus kas. Banyak entrepreneur memasuki dunia bisnis dengan ide-ide yang hebat. Mereka punya produk ori atau layanan dan paham apa yang dibutuhkan, tetapi tidak paham tentang arus kas versi organisasi bisnis. Mencakup pemasaran (mahal tetapi sangat penting), karyawan (tak cuma gaji atau upah), asuransi atau pengeluaran kecil yang berakumulasi dengan cepat seperti telepon, internet, layanan komputer.
            Kenali diri. Amat penting mengetahui kelebihan dan kelemahan anda. Pastikan diri siap, mau, dan mampu melakukan apa yang diperlukan agar usaha anda berhasil. Ketahui pula situasi keuangan pribadi dan berapa penghasilan untuk menopang gaya hidup anda. Hindari kekonyolan ala OKB, yaitu bertingkah ‘besar pasak dari tiang’.

Singkirkan hal-hal yang mengganggu konsentrasi eksternal, seperti situasi keuangan pribadi, sehingga anda mampu memusatkan perhatian hanya pada konsepsi dan pertumbuhan. Pada akhirnya, akan memberikan anda keamanan keuangan yang Anda idamkan—itu akan menjadi ide bisnis yang sempurna.

Kearifan lama menyebut ‘gantungkan cita-citamu setinggi langit’. Langit yang mana? Sebaiknya pilih yang paling tinggi. Memotivasi diri semacam itu sangat berguna untuk memelihara daya juang. Pada tingkatan mana pun keinginan terhadap bisnis anda, kembangkan ide bisnis dengan lima konsep di atas. Yakini bahwa sebuah ide yang sempurna bukan mustahil anda peroleh.●(Nay)