banner iklan sticky 160x600px sidebar kiri
banner iklan 160x600 sidebar kanan
Profil  

SAYA INGIN BERBAGI DENGAN MEREKA

 

KETIKA hari yang naas itu meluluhlantakkan Aceh, Sandra Menica Syahrina masih berada di atas pesawat dari Jeddah, Saudi Arabia menuju Banda Aceh. Waktu itu, Ia sedang bertugas melayani para tamu Allah, jamaah haji kloter Aceh. Semula tak ada kecurigaan ketika pesawatnya dialihkan mendarat di Polonia, Medan. Sesampainya di hotel, ia baru diberi tahu bahwa Banda Aceh dilanda gempa dan tsunami hebat.

“ Hati saya berdebar kencang karena banyak keluarga tinggal di sana, beberapa pramugari asal Aceh lainnya menangis,”tutur pramugari Garuda Indonesia yang akrab dipanggil Rina ini. Saat memaksakan diri untuk memasuki Banda Aceh, di kota yang porak poranda di terjang gempa dan tsunami itu ia nyaris kehilangan kontak dengan keluarga karena rumah orang tuanya sudah rata dengan tanah. Namun Tuhan masih melindungi orang tuanya, kendati ia juga harus kehilangan puluhan orang sanak keluarganya. Gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 itu menelan korban 280.000 jiwa.

Kini, setelah 14 tahun berlalu, bayangan ngeri itu masih terbayang di ingatan ibu tiga anak ini. Namun seiring berjalannya waktu ia mengaku sudah bisa melewati masa-traumatis itu. Lagi pula Aceh kini sudah pulih total, ujarnya.

Kendati sudah mendekati masa pensiun, aktivitas putri Aceh kelahiran 1962 ini masih cukup padat, selain masih mengambil kuliah Program Pasca Sarjana Master Hukum dan aktif berkesenian, ia juga pengurus  Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (Koapgi), urusannya soal pengelolaan dana alias sebagai bendahara. Sebagai keluarga yang pernah merasakan kengerian gempa, Rina sangat bisa memahami kondisi yang kini terjadi di Lombok, NTB. Karenanya ketika diajak oleh Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia meninjau Gempa di Lombok, Rina kontak mendaftar diri sebagai peserta. Ia ikut serta bersama Tri Joko Yulianto (Wakil Sekretaris) mendampingi Ketua Koapgi Rimond BS untuk serahkan dana bantuan gempa. “Hampir 100% rumah dan gedung hancur dan rusak, saya ingin ikut ke sini, karena ingin berbagi duka dengan mereka,” pungkas Rina yang juga istri Sekjen Dekopin Neddy Rafinaldy.  (Ira)

iklan investasi berjangka octa.co.id
download aplikasi android peluang news
iklan investasi berjangka octa.co.id