hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

Rupiah Melemah ke Rp18.050 per Dolar AS di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.996 per Dolar AS, Tertekan 16 Poin
Rupiah kembali melemah ke Rp18.050 per dolar AS/dok.isti

PeluangNews, Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Data Refinitiv mencatat rupiah dibuka di level Rp18.050 per dolar AS, melemah 0,03% atau 5 poin dari penutupan sebelumnya di Rp18.045. Pada perdagangan Kamis (22/10/2026), rupiah melemah 0,21% atau 38 poin.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai pelemahan dipicu aksi jual bersih (net sell) investor asing dan kenaikan harga minyak dunia. Harga minyak Brent naik 4% menjadi US$113,17 per barel, WTI menguat 2,39% menjadi US$99,47 per barel, tertinggi dalam sebulan terakhir.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada kuartal IV-2026. Saldo Bersih Tertimbang (SBT) diproyeksikan naik menjadi 91,31% dari 90,08% pada kuartal sebelumnya, seiring pelonggaran standar kredit dari 0,28 menjadi 0,15.

BI juga memperpanjang relaksasi LTV/FTV properti hingga 100% dan DP 0% untuk kendaraan bermotor hingga 31 Desember 2027 untuk mendorong kredit. Namun hingga Agustus 2026, KPR masih melambat 4,2% menjadi Rp858,3 triliun, sementara kredit kendaraan terkontraksi 10,3% menjadi Rp127,7 triliun. []

pasang iklan di sini
lpdb.go.id