dokter keuangan
dokter keuangan
octa vaganza

Minimalisir Dampak Kecelakaan, Jabar Akan Gunakan “Road Barrier”

Ilustrasi road barrrier-Foto: Istimewa/Instagram/Facebook Ridwan Kamil.

BANDUNG—–Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Dinas Perhubungan Jawa Barat mengkaji rencana pemasangan pembatas jalan yang menggunakan tabung plastik atau road barrier. Penggunaan road barrier ini dapat menimalisir dampak dari kecelakaan.

“Pagar ini memiliki tabung silinder yang bisa berputar. Ini mengubah energi tabrakan linear menjadi energi rotasi sehingga mobil menjadi melipir kesamping ketimbang terus ke depan,” tulis Kang Emil dalam akun media sosialnya,” kata Ridwn Kamil dalam akun media sosialnya.

Dengan demikian bisa dijelaskan,pada umumnya kendaraan menabrak pembatas tetap akan merusak pembatas jalan dan masuk jurang, maka dengan Sistem Roller ini membantu kendaraan kembali ke jalan dengan berputar saat mobil menabrak penggulung secara lateral.

Sistem Roller ini akan dipasang di tempat rawan kecelakaan, bentuknya sama seperti pembatas jalan atau rail guard pada umumnya. Tetapi yang membedakan, selain lempeng baja, pembatas jalan ini juga dilengkapi roller plastik berwarna kuning yang dipasang menggunakan tiang sumbu pada rail guard.

Seandainya nanti road barrier ini terpsang tidak berarti pengemudi mobil lengah. Dia juga meminta tetap mematuhi standar keamanan, seperti pemasangan sabuk pengaman.

Seperti yang disebutkan situs ETI (Evolution in Traffic Innovation), pemilik paten produksi sistem ini, perusahaan ini merancang pembatas jalan raya yang telah banyak digunakan di jalanan Korea Selatan. Teknologi ini sudah diterapkan di Malaysia sejak 2016 dan terbukti mengurangi dampak kecelakaan.

Ridwan Kamil-Foto: Jabarpojoksatu.

Soal pembatas jalan ini menjadi  isu, setelah terjadi kecelakaan  di  Jalan Raya Cibadak-Cikadang, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat pada  8 September lalu. Sebuah mikrobus kembali masuk ke jurang di kawasan itu sekitar pukul12.00 WIB. Akibat kecelakaan ini, 21 orang meninggal (van).