hayed consulting
hayed consulting
umkm insigh

Wamenkop Farida: Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Tumbuh

Wamenkop Farida Farichah dalam acara WCCE 2026 di Jakarta.
Wamenkop Farida Farichah saat menghadiri The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) di Jakarta, Jumat (23/10/2026)/dok.humas

PeluangNews, Jakarta — Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi menjadi faktor penting bagi koperasi untuk mempertahankan keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan daya saing. Koperasi perlu terus berinovasi agar mampu mengembangkan bisnis dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Farida, koperasi tidak cukup hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga harus memiliki usaha yang produktif dan berkelanjutan. Kreativitas menjadi modal penting bagi koperasi untuk menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“ Koperasi sebuah badan usaha ekonomi. Peran utamanya adalah memiliki usaha atau bisnis. Suatu bisnis bisa berjalan dan berlanjut, kuncinya adalah dari kreativitas, karena dia bisa bertahan kalau terus-terus ada inovasi,” ujar Farida dalam acara The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Farida mengatakan, Kementerian Koperasi terus mendorong penguatan inovasi di lingkungan koperasi. Upaya ini sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara koperasi dan sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga:Wamenkop: Kunci Sukses Koperasi Ada pada Pengurus Amanah

Menurut dia, kedua sektor tersebut memiliki keterkaitan erat, terutama dalam pengembangan produk berbasis kerajinan (kriya) dan kain tradisional (wastra). Salah satu contohnya adalah produk kain tenun yang dikembangkan Koperasi Prasojo di Klaten, Jawa Tengah, dengan melibatkan masyarakat setempat, termasuk banyak pekerja perempuan.

Potensi tersebut menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas masyarakat menjadi kegiatan usaha yang bernilai ekonomi. Dengan inovasi dan pengelolaan bisnis yang baik, produk lokal berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

KDKMP Buka Peluang Pasar bagi Produk Lokal

Penguatan peran koperasi juga sejalan dengan program prioritas pemerintah melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Melalui program ini, koperasi desa dan kelurahan diharapkan dapat menjadi bagian dari rantai pasok sekaligus menyerap produk-produk lokal. Hasil usaha masyarakat, UMKM, serta sektor pertanian dan perkebunan berpeluang dipasarkan melalui koperasi sebagai pembeli atau offtaker.

Skema tersebut diharapkan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di daerah. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berperan dalam kegiatan ekonomi anggota, tetapi juga dapat menjadi penggerak produksi dan distribusi produk lokal.

Optimalisasi peran itu membutuhkan dukungan kreativitas, inovasi produk, tata kelola usaha, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar. Dengan fondasi tersebut, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi badan usaha yang kompetitif dan memberikan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat.

WCCE Jadi Panggung Ekonomi Kreatif Indonesia

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai WCCE ke-5 menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi industri kreatif Indonesia kepada dunia.

Menurut Irene, konferensi internasional tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga sarana untuk mempertemukan potensi budaya, kreativitas, dan produk lokal dengan peluang pasar yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan WCCE tahun ini juga dirancang agar lebih dekat dengan masyarakat melalui pemanfaatan ruang publik perkotaan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Creative Village di kawasan SCBD Park dan Ashta District 8, Jakarta.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah menghadirkan pelaku usaha lokal dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan produk kreatif Indonesia kepada masyarakat.

Kehadiran ruang promosi semacam ini diharapkan membuka peluang kolaborasi dan memperluas eksposur produk lokal. Bagi koperasi yang menaungi para pelaku usaha kreatif, momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pemasaran dan meningkatkan daya saing produk di pasar nasional maupun internasional. (Aji)

pasang iklan di sini
lpdb.go.id