
PeluangNews, Jakarta – Puasa Ramadan telah memasuki hari kedelapan. Saat berpuasa, setiap orang tentu merasakan hal yang paling sulit dihindari.
Jika menahan diri dari makan dan minum di siang hari, tentu dapat dihindari atau ditahan. Tetapi, tantangan besar yang dialami kebanyakan orang saat berpuasa yaitu rasa kantuk yang sering muncul saat bekerja.
Apa saja yang menjadi alasan seseorang menjadi lebih mudah mengantuk saat puasa?
Menurut Halodoc, alasan paling utama puasa dapat menimbulkan rasa kantuk adalah terjadinya penurunan kadar gula di dalam tubuh.
Tubuh menjadi lebih lemas disertai otak yang sulit berkonsentrasi. Kondisi ini membuat seseorang menjadi lebih rentan untuk merasakan kantuk yang mampu memengaruhi produktivitas.
Bukan itu saja, ada faktor lain yang membuat puasa membuat seseorang menjadi lebih mudah mengantuk, yaitu waktu tidur yang tidak teratur.
Saat puasa, beberapa orang perlu bangun jam 2 pagi untuk mempersiapkan sahur dan mungkin saja tidak tidur lagi hingga pagi hari. Kombinasi kekurangan tidur dan penurunan kadar gula darah membuat rasa kantuk tidak tertahankan.
Bagi kebanyakan orang, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu perubahan mendadak dalam kebiasaan makan.
Waktu bergeser, asupan kalori meningkat pada malam hari, dibarengi dengan penurunan kadar kortisol dan insulin. Kortisol menjadi salah satu hormon penting dalam tubuh, karena jika kadarnya terlalu sedikit, hal tersebut memicu rasa lelah kronis.
Sebaliknya, saat kadar kortisol meningkat secara signifikan, beberapa efek buruk dapat terjadi, seperti pertambahan berat badan, masalah fungsi kekebalan tubuh, dan risiko penyakit kronis. Kadar kortisol yang lebih tinggi dan pilihan makanan yang buruk dapat membuat menimbulkan dampak buruk bukannya menyehatkan.
Jika pada hari normal bisa mengusir kantuk dengan minum kopi atau makan kudapan agar tetap terjaga, maka perlu mencari cara lain untuk mengatasi masalah ini ketika sedang berpuasa.
Berikut ini cara untuk melawan rasa kantuk dan tetap segar saat berpuasa di kantor:
1. Tidur nyenyak di malam hari
Saat puasa anda akan mengalami perubahan dalam pola tidur, karena harus bangun sebelum subuh untuk makan sahur. Inilah salah satu penyebab mengapa orang sering merasa mengantuk di siang hari. Untuk mencegah ini, perlu memastikan telah memiliki tidur yang cukup dan berkualitas di malam hari sebelum harus bangun untuk makan sahur di pagi hari.
2. Tidur siang yang nyenyak
Saat puasa, anda tidak perlu menggunakan waktu istirahat untuk makan siang. Dengan begitu, manfaatkan kesempatan ini untuk tidur siang yang nyenyak. Jika memungkinkan, anda bisa mengatur alarm sekitar 5–20 menit untuk tidur. Saat bangun, pikiran menjadi lebih segar dan produktivitas kembali untuk menyelesaikan semua pekerjaan.
3. Cuci muka
Saat anda merasa mengantuk, cobalah untuk pergi ke toilet dan membasuh muka dengan air agar kembali segar. Cara ini terbukti ampuh untuk mengurangi rasa kantuk saat bekerja. Mencuci wajah dengan air dingin dapat membuat kamu menjadi lebih rileks dan segar, sehingga konsentrasi untuk bekerja kembali prima.
4. Melakukan peregangan
Anda akan lebih mudah untuk merasakan kantuk jika hanya duduk diam untuk waktu yang lama. Maka dari itu, saat rasa kantuk terasa, ada baiknya untuk melakukan peregangan sederhana untuk menggerakkan otot-otot dan menghindari kekakuan.
Anda juga dapat berjalan di sekitar kantor selama beberapa menit untuk melancarkan aliran darah dan meningkatkan asupan oksigen ke otak agar rasa kantuk hilang.
Nah, itulah penyebab rasa kantuk yang mudah timbul saat seseorang berpuasa dan cara untuk mengatasinya. Memang, rasa kantuk sangat mudah untuk timbul dan anda dapat mencegahnya sebelum terjadi. [halodoc.com]








