KUPANG—Kepala Desa Oelfatu Benyamin Banu menyatakan siap menjadi penjamin untuk warganya yang akan mendaftarkan diri menjadi anggota kopdit pintu air di desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT.
Hal itu diungkapkan Banu saat bertatap muka dengan Tim Kopdit Pintu Air yang melakukan sosialiasasi di hadapan aparat Desa, BPD, para Kepala Dusun serta tokoh adat dan tokoh masyarakat se-Desa Oelfatu, di kantor desa setempat, Kamis,(12/5/22)
‘’Tolong sampaikan ke seluruh warga agar jangan ragu dan bimbang untuk daftar masuk anggota Kopdit Pintu Air, kerena hari ini saya tegaskan bahwa saya sudah daftar dan sekaligus siap menjadi penjamin,” urainya.
Dikatakan, Kopdit Pintu Air telah tersebar di mana-mana dan merupakan koperasi yang sangat baik serta sangat berpihakan terhadap masyarakat kecil.
Kades menyarankan agar pelayanan Kopdit Pintu Air di Amfoang secara keseluruhan harus berpusat di Desa Oelfatu. Pasalnya, secara master plan tata kota untuk ibu kota Kabupaten Amfoang ada di Desa Oelfatu menjadi pusat kota Kabupaten nanti.
Banu mengusulkan buka tempat pelayanan dan bakal jadi kantor cabang nanti di Oelfatu. Desa ini jadi pusat pasar terbesar yakni pasar Ofhetiss, yakni simbol dari Desa Oelfatu, Faumes, Honuk, Timau, Solibe, dan Desa Soliu.
“Saya rela satu los buka di pasar sehingga setiap hari Senin masyarakat datang di pasar langsung bertransaksi dengan kopdit pintu air,’’ ucap Banu.
Dirinya bangga atas kehadiran Kopdit Pintu Air di bumi Amfoang dengan tawaran produk yang memihak pada anggota petani, nelayan, peternak dan buruh (NTTB).
Dia menyebutkan, di Amfoang sudah ada banyak koperasi yang masuk namun masyarakat lebih memilih Pintu Air. Banu mengaku telah mendapatkan kesaksian dari kemudahan-kemudahan yang didapatkan setelah bergabung bersama Pintu Air oleh sanak saudaranya yang ada di luar Amfoang.
“Makanya hari ini resmi dan saya desak supaya ada petugas yang setiap hari buka pelayanan sehingga beda dengan yang lain,’’ imbuh Banu.
Wakil Komite Cabang Oesao, Andre Letakaeb menggambarkan syarat sederhana untuk menjadi anggota yakni foto copi KTP, KK dan pas foto serta uang pendaftaran Rp450.000.
‘’Persyaratan tersebut kemudian di bawah ke kantor pelayanan Pintu Air dan petugas akan mendaftarkannya. Kopdit Pintu Air tidak membawa label apapun kita semua sama saudara dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Andre.
Usai sosialisasi 11 warga langsung mendaftarkan diri menjadi anggota perdana di Desa Oelfatu yang merupakan calon Ibu Kota Kabupaten Amfoang itu.
Tim sosialisasi Kopdit Pintu Air yang hadir terdiri dari Sekertaris 2 pengurus pusat Agustinus Nong, bagian Manjemen Pusat Kabid Simpanan Lusius A,.Abong, wakil komite cabang Oesao Andre Lebrakaeb dan relawan kordinator lapangan Amfoang, Bastian Bala Daton (Nivan).





