hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Impor 105.000 Unit Pikap Dari India Untuk KDMP

Agrinas juga melakukan pertemuan dengan produsen lokal. Isuzu Traga, Mitsubishi L300, Hino, Suzuki Carry, Grandmax. Meski banyak menawarkan merek, tidak ada yang bisa memenuhi kebutuhan Agrinas.

Ratusan unit mobil pick up (pikap) asal India yang diimpor oleh PT Agrinas Pangan Nusantara telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu 25/02. Hingga akhir Februari, sekitar 1.000 unit dari 105.000 unit pikap yang didatangkan untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) itu akan tiba.  Kendaraan tersebut dipasok oleh dua perusahaan asal India, PT Tata Motors dan Mahindra Ltd.

Tata Motors akan memasok 35.000 unit pikap Yodha dan 35.000 truk T.7 Light Truck ke anak perusahaannya, PT Tata Motors Distribusi Indonesia. Adapun 35.000 unit pasokan Scorpio Pikap akan dipasok oleh perusahaan Mahindra & Mahindra Ltd. PT Agrinas Pangan Nusantara mengklaim mampu menghemat anggaran berkat pengadaan impor 105.000 unit pikap tersebut.

Efisiensi itu berasal dari anggaran pengadaan sarana dan prasarana proyek KDMP, yang bersumber dari pinjaman Bank Himbara sejak Oktober tahun lalu. “Dengan pengadaan sarana-prasarana ini Agrinas Pangan bisa melakukan efisiensi sebesar Rp46,54 triliun,” kata Dirut) PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.

Total nilai pengadaan jika mengacu pada harga e-catalog mencapai Rp121,25 triliun. Namun, melalui proses negosiasi dan kontrak langsung, Agrinas menekan nilai kontrak menjadi Rp74,71 triliun. Dengan demikian, terdapat selisih sebesar Rp46,54 triliun antara harga e-catalog dan nilai kontrak aktual.

Joao menyatakan Agrinas telah mengundang sejumlah produsen mobil pikap dalam negeri yang sekiranya bisa menyuplai kebutuhan kendaraan tersebut. Salah satu produsen yang diundang Agrinas adalah Grup Astra untuk membahas produk kendaraan roda enam atau truk milik mereka.

Dalam beberapa pertemuan yang sudah berlangsung, Astra menawarkan sejumlah merek  seperti Isuzu, Isuzu Imex, Hilux, Hilux Rangga, dan Suzuki.  Tidak hanya itu, dalam proses perbincangan dengan produsen lokal Agrinas juga melakukan pertemuan dengan Isuzu Traga, Mitsubishi L300, Hino, Suzuki Carry, Grandmax. Meski banyak menawarkan merek, menurut dia tidak ada yang bisa memenuhi kebutuhan Agrinas.

Dicontohkan, Hilux Rangga mereka hanya mampu memproduksi 400 unit per bulannya. “Harganya untuk 4×2 yang ditawarkan sekitar 25% lebih mahal dari tawaran kompetitor yang akhirnya berkontrak dengan kami,” ucapnya. Selain Astra, Agrinas juga mengundang produsen mobil Krama Yudha. Merek tersebut menawarkan produk truk roda 6. Agrinas dan Karma Yudha akhirnya sepakat untuk melakukan perjanjian suplai kebutuhan 20.600 unit truk roda enam untuk KDMP. “Itu sesuai dengan kapasitas produksi mereka sampai dengan akhir tahun. Kesepakatan suplai juga tercapai antara Agrinas dengan produk Cina bernama Foton Aumar. Merek tersebut akan menyuplai 13.500 unit mobil pikap untuk KDMP.

Berikut beberapa perbandingan harga pikap impor dan produksi lokal. Tata Yodha CNG: 977.885 rupee/setara Rp180.912.636 Diesel: 1.044.806 rupee/setara Rp193.293.289l; Mahindra Scorpio Pikap  Single Cabin ditawarkan Rp278 juta; Double Cabin setara Rp318 juta; Isuzu Traga Flat Deck: Rp283.000.000 Box Semi Aluminium: Rp324.000.000; Box Full Aluminium: Rp330.000.000; Mitsubishi L300 Pikap Flat Deck: Rp241.600.000; Cab Chassis: Rp239.100.000; Suzuki Carry Mulai Rp170 jutaan; Granmax Pikap Rp167 juta Isuzu Traga Pikap Harga antara Rp295-297 juta per unit.●(Zian)

 

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate