hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Bisnis  

Berani Masuk Saat COVID, Cove Kini Kelola 7.600 Kamar Hunian Co-Living di Indonesia

Rizky Kusumo - Country Director of Investment, Cove. Foto: Ratih/Peluang
Rizky Kusumo – Country Director of Investment, Cove. Foto: Ratih/Peluang

PeluangNews, Jakarta-Langkah berani di tengah krisis pandemi ternyata menjadi titik awal pertumbuhan pesat bagi perusahaan hunian co-living Cove di Indonesia.

Masuk ke pasar pada 2020, saat banyak pelaku industri properti memilih menahan diri, Cove justru melihat peluang di tengah ketidakpastian.

Kini, enam tahun setelah beroperasi, perusahaan tersebut telah berkembang pesat dengan ribuan kamar hunian yang tersebar di berbagai kota besar.

Country Director of Investment Cove, Rizky Kusumo, mengatakan perjalanan perusahaan di Indonesia dimulai dari kondisi yang penuh tantangan saat pandemi COVID-19 melanda.

“Cove sudah ada di sini sejak 2020, benar-benar di awal COVID. Waktu itu banyak orang memilih wait and see, tapi kami justru melihat ada opportunity di situ,” ujar Rizky, saat berbincang dengan media, di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Didirikan di Singapura pada 2018, Cove mulai membangun pasar di Indonesia dengan fokus pada hunian co-living untuk segmen menengah hingga atas. Model ini menawarkan kamar tinggal dengan fasilitas layanan yang lebih terstandarisasi dibanding kos konvensional.

Dari Nol hingga Ribuan Kamar

Pada tahap awal, Cove fokus mengembangkan pasar di Jakarta hingga 2022 dan berhasil mengelola hampir 1.000 kamar.

Kamar Cove. Foto: Ratih/Peluang
Kamar Cove. Foto: Ratih/Peluang

Setelah itu, ekspansi berlanjut ke berbagai kota lain seperti Bandung, Bali, hingga terbaru Surabaya.

Saat ini, total kamar yang telah beroperasi mencapai sekitar 6.000 unit. Selain itu, terdapat sekitar 1.600 kamar tambahan yang telah ditandatangani dan sedang dalam tahap persiapan.

“Total tahun ini hampir pasti menyentuh angka 7.600 kamar. Target kami sampai akhir tahun bisa melampaui 8.000 kamar,” kata Rizky.

Apartemen Jadi Motor Ekspansi

Seiring berkembangnya bisnis, Cove juga mulai memperluas portofolio dari rumah kos eksklusif ke pengelolaan apartemen.

Menurut Rizky, tingginya pasokan apartemen yang belum terserap pasar membuka peluang baru bagi konsep co-living.

“Kami melihat banyak apartemen mengalami oversupply. Developer melihat Cove sebagai salah satu solusi untuk mengoptimalkan unit yang belum terserap,” jelasnya.

Sejumlah proyek apartemen yang kini dikelola Cove antara lain Cove Hillcrest di Karawaci yang bekerja sama dengan Lippo Karawaci, serta Cove West Vista di Daan Mogot bersama Keppel Land, yang menjadi salah satu portofolio terbesar perusahaan.

Cove juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa pengembang lain seperti Taspen Properti, JHL Group, dan Gapura Prima.

Diburu Gen Z dan Milenial

Menariknya, mayoritas penghuni properti Cove berasal dari kelompok usia 20 hingga pertengahan 30-an atau generasi muda yang mengutamakan mobilitas dan lokasi strategis.

“Tenant kami masih sangat muda, sekitar 20 sampai mid-30s. Mereka sangat mengedepankan lokasi dan kemudahan mobilitas, terutama akses ke transportasi publik,” ujar Rizky.

Perubahan pola hunian ini juga terlihat dari durasi tinggal yang semakin panjang. Jika sebelumnya rata-rata penghuni tinggal sekitar empat bulan, kini meningkat hingga sekitar enam bulan.

Menurut Rizky, hal ini menunjukkan co-living mulai dipandang sebagai alternatif hunian yang nyaman sebelum seseorang memutuskan membeli rumah.

Okupansi Stabil di Tengah Pasar Properti

Di tengah fluktuasi bisnis hospitality yang biasanya dipengaruhi musim, tingkat hunian properti Cove justru relatif stabil.

Rizky menyebutkan rata-rata okupansi portofolio perusahaan berada di sekitar 84 persen sepanjang tahun.

“Bisnis hospitality biasanya sangat seasonal. Tapi karena tenant kami tinggal bulanan dan lebih lama, okupansi kami cukup konsisten,” kata dia.

Dengan ekspansi yang terus berlanjut dan meningkatnya minat pengembang properti, Cove optimistis konsep co-living akan semakin berkembang di Indonesia seiring perubahan gaya hidup generasi muda di kota-kota besar.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate