JAKARTA—-Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 memberi dampak bagi banyak perusahaan. Peritel besar Giant dan Matahari menutup ratusan gerainya. Sebagian perusahana melakukan berbagai strategi dan kebijakan agar bisa bertahan selama pandemi.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan pandemi Covid-19 juga berimbas pada sejumlah BUMN. Ada yang mengalami kerugian seperti Garuda Indonesia dan Waskita, hingga perlu dilakukan penyesuaian.
Namun ada juga BUMN yang tidak saja bertahan tetapi mencatatkan performa yang baik bahkan mendapatkan laba yang meningkat seperti yang dialami Telkom. Pandemi yang membuat banyak orang tinggal di rumah membuat Telkom diuntungkan dengan peningkatan bisnis data.
Selama enam bulan pertama 2021 Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp9,5 triliun. Jumlah ini meningkat 3,9 persen (YoY). Selain itu Telkom meraih net margin 17,7% (YoY).
“Indihome menjadi pendorong utama pertumbuhan Telkom dengan memberikan kontribusi sebesar Rp12,9 triliun. Jumlah ini meningkat 24,4% dengan terus bertambahnya pelanggan,” ungkap Kartika dalam Webinar “Strategi Penyelamatan Perusahaan di Masa Pandemi Covid-19”, yang digelar Datacore Indonesia, Selasa (21/9/21).
Sementara bisnis digital Telkomsel terus menguat dengan lalu lintas data tumbuh 54,5% (YoY). Bisnis digital menyumbang 77,3% pendapatan dari Telkomsel, meningkatkan 72,4% dibandingkan tahun lalu.
Ke depan akan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan perusahana digital dan teknologi seperti Microsoft. Telkom juga mengembangkan dan membina perusahaan rintisan dari berbagai sektor bisnis dengan mengembangkan MDI.
Sebagai catatan MDI Ventures merupakan entitas anak usaha Telkom Group yang bergerak di corporate venture capital dengan aktivitas bisnisnya terdiri dari investasi, sinergi, pengelolaan portofolio, penciptaan nilai dan pengumpulan dana.
“Telkomsel juga akan membangun Hyperscale Data Center fase satu berkapasitas 25 MW pada akhir 2021 dan akan membuka cabang di Singapura,” pungkas Kartika.
Beberapa waktu yang llau Direktur Utama (Dirut) Telkom Ririek Adriansyah mengatakan raihan psotif yang dicapai itu berkat komitmen perusahaan melakukan transformasi bisnis untuk menjadi digital telco terdepan di Indonesia dan bahkan regional.
Ririek mengatakan Telkom bakal terus berkomitmen melakukan transformasi digital secara konsisten dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat di era kenormalan baru.
“Kehadiran konektivitas, platform dan layanan digital terbaik dari Telkom dapat membantu masyarakat dalam beraktivitas,” katanya (Van).








