hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Usaha Naik Kelas Berkat Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria

Pendekatan proaktif dan humanis dari koperasi yang dipadu keseriusan anggota dalam mengembangkan usahanya menjadi kunci keberhasilan seperti dialami Anarita Wutun, pebisnis kuliner yang kini memiliki empat gerai di Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Empat pilar motivasi pelayanan Kopdit Pintu Air yakni kesejahteraan anggota, kualitas pelayanan, kepercayaan dan kepuasan anggota; serta partisipasi dan keterlibatan anggota bukan sekadar hiasan bibir belaka, tetapi mewujud dalam tindakan. Seperti yang ditunjukan Cabang Lokaria dengan membantu usaha anggotanya, Anarita Wutun.

Pinjaman sebesar Rp25 juta yang disalurkan Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria pada Februari 2024, berhasil membuat usaha donat topping yang dirintis Anarita sejak tiga tahun silam semakin berkembang. Anarita, pelaku usaha kuliner asal Kabupaten Flores Timur NTT itu menggunakan dana pinjaman itu untuk ekspansi gerai cabang pertama di area Wotogo.

Dukungan Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria tidak hanya sebatas modal uang, tetapi juga fasilitas tempat. Berkat relasi yang baik, Anarita kini memiliki empat titik usaha yang tersebar di Kota Maumere yang dua diantaranya adalah fasilitas yang disewakan oleh Kopdit Pintu Air.

“Pinjaman modal dan bantuan lainnya dari Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria sangat membantu usaha donat saya,” ungkap Anarita.

Kini, pebisnis kuliner yang menetap di Kota Maumere, Kabupaten Sikka itu sudah memiliki empat gerai yang terletak di depan gereja Thomas Morus Jl. Soekarno Hatta, di depan Kantor Pintu Air cabang Maumere Jl. Raya Maumere – Magepanda, dan Jl. Jendral Sudirman Waioti samping bakso Ma Len yang juga bangunan milik Kopdit Pintu Air, serta di Kecamatan Nita.

Selain ekspansi gerai varian produk semakin beragam. Tak hanya donat topping yang menjadi brand utama, ia juga menyediakan brownies ulang tahun yang rendah kacang, roti pizza, roti sosis, dan bolu modern.

Kesuksesan ini juga berdampak sosial. Saat ini, Anarita telah mempekerjakan 7 orang karyawan. Omzet dari usahanya terbukti mampu menutup biaya kontrak ruko, menggaji karyawan tepat waktu, hingga mencicil dua unit sepeda motor untuk operasional.

Anarita sangat mengapresiasi pelayanan karyawan Koddit Pintu Air cabang Lokaria yang selalu aktif mengingatkan jatuh tempo pembayaran.  Menurutnya, kesuksesan koperasi bergantung pada komitmen anggota dalam memenuhi kewajiban.

Pada kesempatan berbeda, Manajer KSP Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria, Anastasia Andriyani, menegaskan bahwa keberhasilan anggota seperti Anarita Wutun adalah prioritas utama pihaknya. ​”Sesuai pesan Bapak Ketua Pengurus, Yakobus Jano, kami melayani secara kekeluargaan. Prinsip kami adalah, yang luka dibalut, yang hilang dicari, dan yang tersesat dibawa pulang. Bagi kami, anggota adalah pemilik lembaga,” ujar Anastasia.

​Pendekatan proaktif yang humanis menopang tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Kopdit Pintu Air Cabang Lokaria Hingga Desember 2025, tercatat jumlah anggota mencapai 5.249 orang dengan total aset sebesar Rp132 miliar rupiah.

​Kisah sukses Anarita Wutun menjadi bukti sinergi koperasi dan kerja keras anggota berhasil menghadirkan kemandirian ekonomi. Ini sesuai dengan prinsip dan tujuan koperasi untuk mencapai kesejahteraan bersama.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate