Koperasi memiliki tanggung jawab untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Terealisasinya harapan Sahari untuk pergi ke Baitullah merupakan salah satu bukti bahwa KSPPS BHS berada di jalur yang benar dalam menjalankan misi tersebut.
Sahari (57 tahun), perempuan pedagang sayur yang tinggal di jalan Melati Galung Juppandang, Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan itu tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia saat dirinya terpilih sebagai peserta umrah gratis dari KSPPS Bakti Huria Syariah (BHS). Linangan air mata penuh keharuan dan rasa syukur terus diucapkannya.
Sebagai muslimah taat, pergi ke Baitullah adalah impiannya sejak lama. Namun ia sadar, jika dihitung secara matematis hasil jualannya tidak mencukupi untuk pergi ke Tanah Suci. Oleh karena itu, ketika ada seorang penyuluh lapangan (FO) dari BHS menawarinya Produk Smart Mikro (Simpanan Masyarakat Mikro) yang salah satu manfaatnya adalah Umrah Gratis ia pun tertarik.
Setelah menjadi anggota pada 2015, Sahari menyisihkan hasil jualannya antara Rp5 ribu hingga Rp 20 ribu perhari. Seraya memanjatkan doa, agar dirinya memenangkan undian umrah gratis. Perjuangan dan doanya terkabul ketika acara puncak Paripurna RAT Tertulis Online KSPPS Bakti Huria Syariah, 20 Mei lalu yang dirangkai dengan penghargaan kepada anggota berupa 8 Paket Umroh Gratis menyebut namanya sebagai salah satu pemenang undian.
“Alhamdulilah, doa saya agar bisa pergi ke Tanah Suci dikabulkan Allah melalui KSPPS Bakti Huria Syariah,” ujar Sahari.
Komitmen KSPPS BHS untuk memberikan penghargaan Umrah kepada anggota dan karyawan sejatinya dimulai sejak 2014. Hingga kini tak kurang dari 150 Anggota dan Pengelola telah mendapatkan fasilitas tersebut melalui reward & apresiasi secara gratis.
Sebagai koperasi yang Nature & Nurture-nya merupakan organisasi kejujuran masa depan dan bersendi dasar tanggung jawab moral dan sosial maka tugas utama koperasi bukanlah profit oriented semata tapi juga tanggung jawab secara sosial dan moral. Inilah yang dilakukan KSPPS BHS untuk mengembalikan fungsi dan marwah koperasi di Sulawesi selatan. “Ibu Sahari membawa kami pada realitas bahwa kemanusiaan adalah manifestasi dari predikat berbisnis koperasi dan dari beliau kami belajar bahwa koperasi merupakan sendi kemakmuran bersama,” ujar Andi Amri, Ketua KSPPS BHS.
Berkoperasi bukanlah sekadar ribuan anggota yang bergabung atau miliaran rupiah pinjaman yang sudah disalurkan. Bukan pula tentang kebanggaan dengan pinjaman bermasalah 0%. Ketika bisa memastikan anggota sedang berjalan meninggalkan kemiskinan menuju kemaslahatan, di titik inilah esensi kebanggaan berkoperasi. Andi Amri dan tim sudah berada di jalur yang benar untuk merajut kebanggaan berkoperasi yang esensial.








