SANGAT langka koperasi di Indonesia yang mampu bertahan selama 70 tahun. Koperasi Keluarga Guru Jakarta (KKGJ) satu di antaranya. Koperasi dengan anggota hampir 10 ribu orang ini terus mengembangkan usaha. Tidak hanya bertumpu pada simpan pinjam, tetapi juga menggarap sektor riil seperti SPBU, SPBE, agen gas elpiji, depot air minum, agribisnis, hingga toko ritel modern.
Produk primadona anggota adalah simpan pinjam. Ini karena pelayanan cepat dan administrasi yang sederhana. Selain itu, pengurus menerapkan tarif jasa pinjaman yang sangat murah dalam periode tertentu. Layanan lain yang juga digandrungi anggota adalah perdagangan umum seperti kendaraan dan alat-alat elektronik.
Gebrakan KKGJ dalam mengembangkan usaha di sektor riil produktif patut diacungi jempol. Ekspansi usaha di sektor riil juga sejalan dengan arahan pemerintah. Dari multiusaha yang dikembangkan oleh koperasi yang didirikan 18 Februari 1953 ini, mereka membukukan aset Rp225,22 miliar pada 2021 lalu.
Sejalan dengan perluasan usaha yang dilakukan, koperasi yang berlokasi di Jalan Raya Pisangan Lama ini juga terus membenahi Managemet Information System (MIS). Transformasi digital diyakini akan menjadikan KKGJ makin dicintai oleh anggota. Digitalisasi merupakan sebuah keharusan sejarah jika koperasi ingin tetap eksis dan tidak ditinggal oleh anggota. “Kami sedang menyiapkan semuanya agar layanan KKGJ dapat terdigitalisasi,” ujar Ketua Pengurus KKGJ, Tahya.
KKGJ didirikan pada 18 Februari 1953 di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dengan nama Koperasi Kredit Guru Djakarta (KKGD). Pada 1991, namanya diubah menjadi Koperasi Serba Usaha Guru Jakarta. Selanjutanya, pada 1993 namanya menjadi Koperasi Keluarga Guru Jakarta (KKGJ).
Pengurus berupaya memperbaiki kinerja usaha KKGJ. Salah satu koperasi berprestasi di Indonesia ini senantiasa menjalankan tata kelola koperasi dengan baik. Pelaksanaan RAT tertib berlangsung setiap tahun. Dengan begitu, anggota dapat mengetahui pencapaian kinerja koperasi dalam satu tahun terakhir. Di forum RAT, anggota juga dapat menyampaikan masukan yang berguna bagi kemajuan koperasi di tahun berikutnya. Meski kinerjanya cukup baik, Tahya tidak menampik bahwa KKGJ menghadapi tantangan. Di antaranya banyak anggota yang memasuki usia pensiun.●





