hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Tomohon, Ikon Festival Bunga Indonesia

Sebagaimana di Belanda, Cina, Jepang, Inggris, dan Prancis, Indonesia juga punya kota ikon bunga. Lokasinya di Tomohon, Sulawesi Utara. Minggu kedua Agustus lalu, digelar “Tomohon International Flower Festival” ke-9, selama sepekan.

KOTA Tomohon diapit oleh dua gunung berapi, gunung api Lokon yang aktif dan gunung api Mahawu yang tidak lagi erupsi. Gunung Lokon bahkan menjadi ikon kota Tomohon dengan kawah Tompaluan-nya yang terus mengeluarkan asap. Sesekali, Lokon erupsi melontarkan material vulkanik. Material vulkanik itulah Tomohon yang menjadikan tanahnya subur untuk tanam-tanaman.

Gunung Lokon dapat didaki hingga mendekati bibir kawah, asal dalam status tidak berbahaya. Sementara Mahawu, sangat aman didaki. Dari kedua gunung ini, pemandangan cantik Kota Tomohon dapat dinikmati. Jika dari Mahawu, Teluk Manado dan pulau-pulaunya terlihat dengan jelas. Gunung hijau lain di sekitarnya adalah Gunung Empung, Tatawiran, Mahawu, Tampusu, Masarang, Kasuratan. 

Tomohon hanya satu jam perjalanan dari Manado, ibukota dan gerbang Sulawesi Utara. Produk utamanya bunga, dari krisan kuning dan putih cerah hingga dahlia merah dan ungu, bunga lili wistful dan bunga cerah dan berwarna-warni lainnya yang ditanam tidak hanya di petak besar tetapi juga di kebun di sepanjang jalan utama. Tak sedikit penduduk yang menjadikan bunga sebagai sumber nafkah keluarga.

Di kota inilah sebuah pameran pariwisata, perdagangan, investasi, dan florikultura, dan pertunjukan seni dan budaya Nusantara. Festival bunga jadi sorotan utama. Turnamen Bunga (atau Parade Bunga) dan Karnaval Busana Bunga melewati jalan-jalan utama jantung kota, 7 Agustus 2019. Festival berakhir 12 Agustus. Di ajang ini tampil kendaraan hias dan aromatik yang megah sajian kabupaten-kabupaten di Sulawesi Utara, perusahaan besar, dan provinsi peserta dari seluruh Indonesia. 

Didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata, Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2019 atau Festival Bunga Internasional Tomohon 2019 mematok target 200.000 orang hadir pada parade eksklusif ini, 10% di antaranya wisatawan internasional Ini tahun ke-9. Jumlah peserta terus bertambah dari tahun ke tahun.

Wisatawan tidak hanya dari Eropa tetapi juga dari Cina dan Korea. Primadona Sulawesi Utara yang tidak dapat disangkal tentulah Taman Nasional Bawah Laut Bunaken yang eksotis dan Selat Lembeh; tapi sajian aneka flora dari dataran tinggi Tomohon tidak kalah memukau. Boleh dibilang, Indonesia membangun ikon bunganya melalui kota ini, sebagaimana jadi identitas khas di beberapa kota dunia.

Di Keukenhof, Lisse, Belanda, saksikan bunga tulip mekar, 22 Maret hingga 20 Mei. Di Nanhui Peach Blossoms, Shanghai, Cina, ikuti festival bunga persik. Di Takada Puri cherry blossoms, Joetsu, Jepang. April 6-22, melihat bunga sakura. Di Royal Botanic Gardens , London , Inggris, tonton delapan spesies tanaman di kawasan seluas 121 hektare. Juga taman bunga di Lavender rute, Provence-Alpes-Côte d’Azur, Prancis.

Warga Tomohon ramah menyambut tamu yang datang. Keramahan itu sejalan dengan budaya mapalus atau gotong royong mereka. Walau warga Tomohon dominan penganut Kristen, keberagaman kepercayaan terjaga dengan rukun. Menara bangunan gereja memang mendominasi, tapi bangunan masjid bagian jejak sejarah kedatangan Islam di Minahasa dapat ditemui di Kinilow. Begitu pula Pagoda Ekayana sebuah vihara berlantai 9 yang menjadi salah satu ikon wisata Tomohon. Bukit Doa tentu adalah destinasi yang juga patut disambangi.

Selain bunga, juga ada danau yang damai dan tenang untuk berjalan-jalan, seperti Danau Tampusu, Danau Linow, Danau Pangolombian, Danau Sineleyan, Danau Panunuzaean, Danau Linow Oki, Danau Kasewean. Penyuka suara desau air terjun silakan mengunjungi Tapahan Ronokrok, Tumimperas, Regesan, Ranowawa, Tekaan Telu, Kanderawatu, dan Kinapesutan.

sempatkan mendatangi Rurukan, sebuah desa dengan lahan pertanian subur dan pemandangan yang indah. Kombinasi lahan pertanian di punggung-punggung bukit dan hawa yang sejuk. Di lokasi ini juga terdapat dua tempat yang disediakan sebagai lokasi pandang yang sangat lega untuk melihat Danau Tondano, Kota Bitung dan Kota Manado.

Danau Linouw dengan variasi permukaan airnya yang berwarna-warni. Suasana alam yang asri dan hawa dingin siap menyambut anda. Segeralah minum kopi dan pisang goreng plus dabu-dabu yang disajikan, sambil memandangi ratusan bebek yang berenang di permukaan danau. Di danau ini tampak warna airnya berubah-ubah, menjadi hijau, biru, dan kuning kecokelatan—karena unsur belerang yang tertimbun di dalam danau dan pembiasan dan pantulan sinar matahari. Selain Danau Linouw, Puncak Kai’ Santi yang saat ini lagi ngehits di kalangan traveler karena objek wisata yang instagramable banget.

Tanpa menyambangi Pasar Tradisional Tomohon, kehadiran anda di Tomohon belum lengkap. Pasar utama warga Tomohon yang dekat dengan terminal ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Di banyak warung makan, para pedagang siap menyajikan daging satwa yang tak lazim. Kuliner ekstrem. Sebut saja, tikus ekor putih yang dibakar, anjing, kelelawar, ular, monyet, biawak dan berbagai jenis hewan yang tak pernah anda bayangkan sebagai menu di meja makan.●(dd)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate