PINTU AIR—Imam Masjid Almunirah Hobamatan Kedang Desa Mahal, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata Aminoto menyampaikan testimoni kepada masyarakat Desa Mahal bahwa Kopdit Pintu Air beda dengan Koperasi lain yang ada di tanah Kedang.
“Selama ini saya ikuti banyak koperasi yang ada di Kedang tetapi saya tidak temukan seperti koperasi pintu air. Dari silahturahmi dengan Bapak dan Ibu saya yakin dan percaya bahwa koperasi ini pasti sehat dan dikelola secara transparan kerena dengan hati,” tuturnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (28/4/22).
Menurut dia orang yang bicara dengan hati pasti menjalankan keuangan anggota dibawa naungan Allasuwanawataallah.
Orang yang percayakan uangnya simpan di kopdit ini pasti sudah pertimbangkan matang, uang itu bisa memberi manfaat bagi pemilik mendapatkan bunga tetapi juga bisa menghidupkan yang mengelola.
Pintu air hebat dipercaya oleh ratusan ribu anggota diseluruh indonesia kerena.kopdit ini tidak bawa label tertentu.
“Saya sudah makam garam dalam hal orgaisasi tetapi hari ini saya disodorkan brosur lengkap dengan nomor kontak pimpinan itu pertanda koperasi sehat dan terbuka untuk anggota bisa kontak bosnya,” katanya .
Imam Masjid mengungkapkan dirinya menjalin kontak dengan Ketua Pintu Air di Pusat. Dalam kontak dinyatakan, setiap program apa saja yang datang di Kedang selalu dikawinkan dengan budaya yakni orang Kedang pegang janji.
Dia menyiapkan waktu khusus untuk Kopdit Pintu Air setelah Idulfitri. Dalam pertemuan itu dia mengundang semua tua adat dan tokoh agama dan makan siri pinang.
Sementara itu pendidik Desa Mahal Jelon yang hadir mendampingi iman mesjid saat silahturami tim Kopdit Pintu Air Senin 25/4/22 memberikan apresiasi dan dukungan jika tim datang lagi sesudah Idul Fitri. Jelon siap jadi relawan menghubungi pihak sekolah dan lembaga lain di desa Malah untuk datang mengikuti penjelasan lengkap tentang kopdit pintu air
”Saya ikuti dari tadi sebagai generasi muda saya akui kalau tawaran Koprasi ini beda dengan yang lain. Di Kedang ini banyak koperasi tetapi setelah masyarakat bergabung urusan hak anggota nanti. Saya harap pintu air tidak seperti itu keren kami orang Kedang itu pegang bukti dan bukan janji,” tutup Jelon (Nivan).





