RAT Koperasi Sekunder BMI Tahun Buku 2022 menjadi momentum untuk membumikan peradaban baru koperasi Indonesia dengan Model BMI Syariah sebagai rujukan bagi pengembangan usaha sokoguru ekonomi.
Sebagai perwujudan tata kelola koperasi yang baik dan taat asas, Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia (Koperasi Sekunder BMI) menggelar RAT Tahun Buku 2022 pada 17 Maret 2023 di Tangerang, Banten.
Presiden Direktur Koperasi Sekunder BMI Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara mengungkapkan model bisnis Koperasi Sekunder BMI merupakan role model baru bagi koperasi di Indonesia. “Koperasi BMI Group harus menjadi pelaku koperasi yang menjadi role model bagi pengembangan koperasi nasional,” ungkap Kambara.
Seperti diketahui, Koperasi Sekunder BMI atau biasa disebut Koperasi BMI Group beranggotakan koperasi primer yakni Kopsyah BMI, Kopmen BMI, dan Kopjas BMI. Ketiga koperasi primer tersebbut memiliki bisnis inti yang berbeda namun dengan tujuan sama yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota dan memberi solusi untuk pemerataan ekonomi.
Dalam RAT tersebut, ditegaskan pentingnya koperasi primer BMI meningkatkan kuantitas dan kualitas anggota. Ini karena anggota merupakan sumber permodalan koperasi. Dukungan anggota ini pula yang membedakan koperasi dengan korporasi yang bertumpu pada kekuatan modal besar segelintir individu.
“Hanya melalui militansi seluruh elemen BMI akan terjadi sinergi optimal pada seluruh transaksi yang melibatkan koperasi dan anggotanya. Dukungan anggota perlu dimobilisasi untuk kejayaan koperasi,” ujar Kambara.
Sementara untuk mewujudkan peradaban baru koperasi Indonesia, Koperasi BMI Group mewacanakan lima syarat yang perlu dipenuhi lembaga sokoguru ekonomi. Kelimanya yakni koperasi itu besar; dikelola profesional; mandiri, berkarakter dan bermartabat; pemberdayaan; dan peduli sesama.
Menilik rekam jejak koperasi besar berprestasi itu, harapan untuk menghadirkan peradaban baru koperasi Indonesia bukan sekadar isapan jempol belaka. Lima pilar dalam Model BMI Syariah yang dioperasionalkan dalam lima instrumen pemberdayaan terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Dengan jejaring bisnisnya, Koperasi BMI Group juga berhasil memperkuat sirkuit ekonomi koperasi sesuai dengan harapan pemerintah. Sehingga tidak heran menjadi acuan bagi banyak koperasi di Indonesia yang ingin menduplikasi model bisnis yang sudah terbukti ampuh tersebut. (kur).








