
PeluangNews, Jakarta – Pemerintah memastikan bahwa tarif listrik tidak naik pada awal 2026.
“Sampai sekarang, harga listrik tidak naik,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, usai retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Sebelumnya, Kementerian ESDM merilis tarif tenaga listrik Triwulan I (Januari-Maret) 2026 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi oleh Kementerian ESDM yang tidak berubah dari tahun sebelumnya.
Begitu juga terkait diskon tarif listrik, kata Bahlil, pemerintah belum membahas ya. “Belum ada pembahasan,” tutur Bahlil.
Sedangkan terkait skema subsidi listrik 2026, Kementerian ESDM juga belum memiliki rencana perubahan.
Menurut Menteri Bahlil, polanya masih sama seperti yang sudah berlaku selama ini.
“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola termasuk harga listrik tidak kita naikkan,” ucap dia.
Sebagai catatan, keputusan tidak adanya kenaikan tarif listrik ditetapkan Kementerian ESDM dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional. Dengan ketetapan ini harga listrik Januari 2026 tetap mengacu pada tarif Desember 2025.
Ditambahkan, penyesuaian tarif listrik nonsubsidi dilakukan setiap triwulan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya nilai tukar/kurs, Indonesian crude price (ICP), inflasi, dan harga batu bara acuan (HBA).[]








